Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Cash is King, Penting Pegang Uang Tunai saat Resesi?

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Minggu, 09 Agustus 2020 |06:11 WIB
5 Fakta <i>Cash is King</i>, Penting Pegang Uang Tunai saat Resesi?
Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)
A
A
A

3. Tunda Keperluan Konsumtif

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan pengeluaran juga harus bisa dipilah-pilah. Ada baiknya pengeluaran yang sifatnya tidak terlalu penting atau yang sifatnya untuk memenuhi kebutuhan lifestyle ada baiknya untuk ditunda.

"Misalnya oh ingin jajan Boba kopi hal hal seperti itu yang saran saya kurangi lagi. Karena kita mau alokasikan dana tersebut kita alokasikan untuk dana darurat," kata Andi.

4. Investasi yang Mudah Dicairkan

"Kalau mau investasi boleh tapi taruhlah di instrumen investasi yang cenderung rendah risikonya. Misalnya di deposito lah logam mulia misalnya gitu dibandingkan misalnya di pasar saham kecuali dia trader," jelas Perencana Keuangan Andi Nugroho.

5. Uang Cash Jadi Modal Ketika Situasi Sulit

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, alasan mengapa uang cash menjadi sangat penting adalah agar bisa menjadi modal ketika situasi sulit menerpa. Misalnya terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada perusahaan tempat bekerja.

Atau bagi mereka yang menjalankan bisnis juga bisa saja terkena dampak. Misalnya bisnis yang dijalankan bangkrut karena penjualan tidak seimbang dengan pemasukan.

"Bisa dibilang seperti itu. Karena kan istilahnya kalau terjadi resesi kemungkinan bisa terjadi pengurangan karyawan ataupun kita punya bisnis mungkin pertumbuhan bisnis kita berkurang," ujarnya. (kmj)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement