Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Obligasi Chandra Asri Rp1 Triliun Terserap 100% di Tengah Covid-19

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2020 |16:08 WIB
Obligasi Chandra Asri Rp1 Triliun Terserap 100% di Tengah Covid-19
Obligasi Chandra Asri (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) berhasil menyelesaikan penerbitan obligasi senilai Rp1 triliun pada 26 Agustus 2020. Penerbitan tersebut 100% telah terserap pasar. Penerbitan obligasi Rupiah terbesar yang dilakukan oleh perusahaan hingga saat ini.

Penerbitan tersebut menawarkan kupon dalam mata uang Rupiah sebesar 8,2% untuk seri A dengan tenor 3 tahun, 8,7% untuk seri B dengan tenor 5 tahun, dan 9,2% untuk seri C dengan tenor 7 tahun.

Baca Juga: Chandra Asri Catatkan Obligasi Berkelanjutan III Senilai Rp1 Triliun

PT BCA Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai Penjamin Utama Emisi dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat.

Transaksi ini menandai kesuksesan Chandra Asri dalam memasuki pasar fixed income domestik, sebagai bagian dari Program Obligasi Rupiah Berkelanjutan III Perusahaan yang disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan target pendanaan Rp5 triliun selama tahun 2020 hingga 2022.

“Kami berterima kasih atas dukungan yang solid dan terus menerus dari para investor kami, sehingga penerbitan terbesar kami sebesar Rp1 triliun ini dapat terserap pasar secara penuh, meskipun dihadapkan dengan masa pandemi yang menantang ini," kata Presiden Direktur Chandra Asri Erwin Ciputra dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (31/8/2020).

Pagi Ini Rupiah Melemah di Level Rp13.892/USD

Erwin menambahkan, transaksi menguntungkan dan kompetitif ini terlaksanakan di masa yang dinamis dan tidak stabil, dan hal ini semakin menegaskan kembali penawaran menarik dari Chandra Asri ke pasar utang dan meningkatkan diversifikasi sumber pendanaan.

"Ini sepenuhnya sejalan dengan keseluruhan strategi kami dalam mempertahankan ketahanan finansial yang kuat dan memposisikan diri secara kuat untuk rebound. Kami bangga dapat berkontribusi pada pengembangan pasar modal Indonesia dengan menawarkan pilihan yang kredibel kepada investor yang ingin meningkatkan imbal hasil mereka secara aman dan likuid, seiring upaya kami untuk terus memperluas program obligasi Rupiah dalam jangka panjang," katanya.

Penerbitan obligasi ini mendapat peringkat idAA- dari Pefindo, lembaga pemeringkat kredit pertama dan terpercaya di Indonesia. Pefindo menilai kapasitas Chandra Asri untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut sangat kuat, dibandingkan penerbit obligasi lainnya di Indonesia.

Dana hasil obligasi ini akan digunakan untuk mendanai modal kerja Chandra Asri seiring dengan persiapan perusahaan untuk bertumbuh secara berkelanjutan sebagai bagian dari Integrasi Master Plan, dengan pabrik Methyl Tert-butyl Ether (MTBE) dan Butene-1 yang diharapkan akan segera beroperasi pada bulan September 2020.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement