Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siap IPO, Selaras Citra Nusantara Tawarkan 500 Juta Saham

Fahmi Achmad , Jurnalis-Rabu, 02 September 2020 |11:04 WIB
Siap IPO, Selaras Citra Nusantara Tawarkan 500 Juta Saham
Siap IPO, Selaras Citra Nusantara Tawarkan 500 Juta Saham. (Foto: Selaras Citra Nusantara Perkasa)
A
A
A

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap kedatangan calon emiten yakni PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk yang berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) sebanyak - banyaknya 500 juta saham biasa.

Terkait aksi korporasi yang menawarkan 500 juta saham melalui mekanisme IPO, angka tersebut sejatinya setara dengan 20% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum.

BACA JUGA : Siap Melantai di Bursa, Selaras Citra Nusantara Tawarkan 500 Juta Saham IPO

Berdasarkan prospektus ringkas yang dipublikasikan, pada Rabu (2/9/2020), produsen peralatan rumah tangga ini menawarkan harga saham IPO nya di level Rp110. Diperkirakan perseroan akan meraih dana segar Rp55 miliar dari hasil penawaran saham umum perdana.

Sekadar diketahui, perseroan akan menggunakan 55% dari hasil IPO ini untuk ekspansi atau perluasan gedung pabrik pada area pabrik saat ini, dalam rangka memenuhi peningkatan volume penjualan 2021 termasuk kenaikan ekspor.

BACA JUGA : Bayar Bunga Obligasi, Tunas Baru Lampung Siapkan Dana Rp11,55 Miliar

Kemudian sebesar 10% dana tersebut akan dipergunakan untuk pengembangan infrastruktur teknologi operasional, 15% untuk pengembangan kegiatan pemasaran, 6% untuk kegiatan penjualan, 6% untuk pembelian mesin, dan sisanya untuk modal kerja.

Untuk aksi korporasi ini, perusahaan menunjuk PT CIMB Niaga Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Sementara itu, penjatahan akan dilakukan pada 3 September 2020 disusul, dan diharapkan saham perdana ini akan dicatat di Bursa Efek Indonesia pada 7 September 2020. (*)

(Fahmi Achmad)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement