Klasik, Tumpang Tindih Aturan Hambat Industri Hasil Tembakau

Michelle Natalia, Jurnalis · Sabtu 05 September 2020 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 05 320 2273135 klasik-tumpang-tindih-aturan-hambat-industri-hasil-tembakau-eAVVz7Cdas.jpg Rokok (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan bahwa industri hasil tembakau (IHT) menghadapi beberapa tantangan dalam roadmapnya 5 tahun ke depannya. Salah satunya, adalah bentrokan kepentingan antar kementerian yang menaungi industri ini.

"Ada Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Pertanian (Kementan), dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang berperan sebagai stakeholders dominan dalam IHT," ungkap Susi dalam webinar Akurat yang bertema "Menuju Roadmap Industri Hasil Tembakau (IHT) yang Mengedepankan Kedaulatan dan Kemandirian Bangsa" di Jakarta, Sabtu (5/9/2020).

Baca Juga: Apa Benar Harga Rokok di Indonesia Terlalu Murah? Ini Kata Bea Cukai 

Semenjak ada pandemi Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang berada di bawah koordinasi Kemenko PMK juga turut berkomunikasi secara intens dengan Kemenko Perekonomian.

"Kami sering berkomunikasi dengan intens sekali karena selama ada Covid-19, aspek kesehatan juga ada di bawah kami. Ini bisa menjadi modal yang cukup baik, tapi pastinya ada posisi berbeda dari masing-masing kementerian itu dalam memandang IHT," lanjut Susi.

Seringkali, dia akuinya empat kementerian ini susah berada pada posisi yang sama dalam membela konstituennya masing-masing.

"Kemenperin pasti mendukung IHT, lalu Kementan concernnya pada petani tembakau, cengkeh, dan hasil pertanian yang dibutuhkan untuk IHT. Sementara Kemenkes pasti berfokus pada isu kesehatan. lalu Kemenkeu yang unik karena memandang dari aspek fiskal, terlebih cukai bukan instrumen revenuenya," terang Susi.

Dia menyampaikan, peran Kemenko Perekonomian adalah mensinergikan keempat kementerian ini.

"Peran kami adalah mensinergikan hal-hal ini, pentingnya roadmap IHT adalah memberikan kepastian pada IHT itu sendiri, naik berapa persen, regulasi apa yang akan dikeluarkan, dan sebagainya. Pada intinya, bagi IHT, ini merupakan tantangan yang harus diselesaikan bersama," pungkas Susi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini