Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apindo Minta Pemerintah Jangan Populis Putuskan UMP 2021

Aditya Pratama , Jurnalis-Rabu, 09 September 2020 |14:41 WIB
Apindo Minta Pemerintah Jangan Populis Putuskan UMP 2021
Upah Minimum Provinsi 2021 Akan Kembali Dibahas. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah untuk tidak mengambil kebijakan populis terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021. Karena, saat ini perekonomian sedang memasuki masa sulit di tengah pandemi Covid-19.

"Sebaiknya pemerintah jangan mengambil kebijakan yang populis, hanya meningkatkan upah lalu nanti mengatakan bahwa kenaikan upah meningkatkan daya beli dan sebagainya," ujar Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Harijanto dalam acara Market Review IDX Channel, Rabu (9/9/2020).

Baca Juga: Pengusaha: Kurang Tepat Bahas Kenaikan UMP di Tengah PHK Massal

Harijanto menambahkan, jika situasi seperti saat ini terus terjadi di mana tidak ada rekrutmen baru dan daya beli tidak bisa ditingkatkan karena bisnis belum pulih, maka kenaikan upah tidak tepat saat ini.

"Sampai Januari itu paling global market baru pulih 50-60%, domestik lebih lagi kalau bisa 60% saja sudah bagus untuk industri. Karena memang situasi ini tidak semudah apa yang kita bayangkan di krisis 1998, 2008, dan sebagainya, krisis ini memukul semua sektor," kata dia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement