JAKARTA - PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) mengakui bahwa pandemi virus corona memberikan dampak luar biasa terhadap penurunan pendapatan dan kegiatan operasional perusahaan. Pendapatan perseroan pun turun hingga 25% terhadap total pendapatan (konsolidasi) 2019.
Selain itu, tenaga kerja juga terdampak pandemi. Emiten berkode PZZA ini mencatat jumlah karyawan (tetap dan tidak tetap) sebanyak 8.649 per 31 Desember 2019 atau sebelum virus corona melanda. Namun saat ini, jumlah karyawan menjadi 7.818.
Baca Juga: Pizza Hut di AS Bangkrut, Beda dengan Indonesia
Meskin berkurang, perusahaan menegaskan bahwa sampai saat ini belum melakukan PHK, pemotongan gaji atau merumahkan. Sebab, perseroan melakukan pengaturan dan penyesuaian jadwal shift kerja, khususnya untuk karyawan outlet restoran.
Baca Juga: Ajukan Pailit, Pizza Hut Terancam Bangkrut
Hal ini disesuaikan dengan pembatasan jam atau waktu kegiatan usaha di masing-masing usaha di kabupaten atau kota. Demikian dikutip dari keterbukaan BEI, Kamis (10/9/2020).
Melihat dampak ini, perseroan mencatat bahwa pandemi membuat laba bersih turun hingga 75%.
(Feby Novalius)