JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan mengalami fluktuasi yang cukup tajam. IHSG mendapat beberapa sentimen mulai dari pengetatan PSBB Jakarta hingga suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).
Di awal pekan, IHSG sempat mengalami penguatan cukup tajam meskipun PSBB di Jakarta diperketat. Padahal, pekan sebelumnya IHSG sempat dihentikan karena pengumuman PSBB Total.
Baca Juga: Khawatir Rasio Kredit Macet, Investor Belum Lirik Saham Perbankan
Berikut adalah fakta mengenai IHSG dalam sepekan yang dirangkum Okezone, Minggu (20/9/2020).
1. IHSG Sepekan Menguat 0,85%
IHSG selama sepekan kembali ditutup positif atau mengalami peningkatan sebesar 0,85% yaitu pada level 5.059,223 dari level 5.016,712 pada pekan lalu.
Baca Juga: Cuan Saham Emiten Farmasi Efek Vaksin Covid-19
2. Kapitalisasi Pasar Naik
Kapitalisasi pasar bursa pada pekan ini turut mengalami peningkatan sebesar 0,87% menjadi Rp5.878,495 triliun dari Rp5.827,724 triliun pada pekan lalu.
3. Volume Transaksi IHSG
Peningkatan selanjutnya terjadi pada data rata-rata volume transaksi selama sepekan menjadi sebesar 11,482 miliar saham atau meningkat sebesar 2,02% dibandingkan pada penutupan pekan sebelumnya yaitu sebesar 11,255 miliar saham.
4. Transaksi Harian
Sedangkan rata-rata nilai transaksi harian Bursa turun sebesar 7,82% menjadi Rp8,121 triliun dari Rp8,810 triliun sepekan sebelumnya dan rata-rata frekuensi harian turut juga turun sebesar 13,43% menjadi 617,256 ribu kali transaksi dari pekan sebelumnya sebesar 712,986 ribu kali transaksi.
5. Net Sell Asing
Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp998,56 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp39,669 triliun.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.