Harga Emas Merosot 3% karena Dolar AS Lebih Kuat

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 22 September 2020 08:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 22 320 2281603 harga-emas-merosot-3-karena-dolar-as-lebih-kuat-Ku6Kuiih9i.jpg Harga Emas (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Harga emas merosot lebih dari 3% pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat. Harga emas terjun bebas ke level terendah dalam lebih dari sebulan.

Penurunan harga emas karena aksi jual pasar saham yang lebih luas didorong oleh ketidakpastian stimulus fiskal AS serta pergerakan dolar AS yang lebih kuat.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Lebih dari 4% Gegara Kasus Covid-19 

Melansir CNBC, Jakarta, Selasa (22/9/2020), harga emas di pasar spot turun 2,1% menjadi USD1.909,05 per ounce, setelah jatuh 3,4% di awal sesi perdagangan, terendah sejak 12 Agustus. Sementara, harga emas berjangka AS turun 2,6% ke level USD1.910,60.

"Emas seharusnya diperdagangkan lebih tinggi pada permintaan safe-haven tetapi ini semacam terulang kembali seperti di musim semi ketika aksi jual pasar datang, pelaku pasar telah menjual aset secara keseluruhan," kata ahli strategi pasar RJO Futures Bob Haberkorn.

“Hanya ada kurangnya pembelian safe-haven dan mengikuti aksi jual ekuitas dan kekuatan dolar adalah kelemahan tambahan,”

 Emas

Harga emas turun hampir 10% dari level tertinggi sepanjang masa pada awal Agustus karena harapan stimulus fiskal memudar.

Kongres AS selama berminggu-minggu tetap menemui jalan buntu mengenai ukuran dan bentuk RUU stimulus fiskal penanganan virus corona senilai USD3 triliun yang sudah disahkan menjadi undang-undang.

Pada logam lain, platinum turun 5,2% menjadi USD879,48 setelah jatuh sebanyak 8% di awal sesi dan paladium turun 3,9% menjadi USD2.265,10. Sementara, perak jatuh 8,3% menjadi USD24,53, level terendah dalam lebih dari sebulan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini