7 Fakta Megatransaksi BCA Akusisi Bank Interim Rp643,65 Miliar

Rani Hardjanti, Jurnalis · Minggu 04 Oktober 2020 09:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 278 2287450 7-fakta-megatransaksi-bca-akusisi-bank-interim-rp643-65-miliar-9msRHkvbGw.jpg Bca (okezone)

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk secara resmi telah mengakuisisi seluruh saham PT Bank Interim Indonesia. Sebelumnya, nama Bank Interim adalah PT Bank Rabobank International Indonesia.

Informasi itu seperti dilaporkan oleh emiten BBCA kepada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Selasa (29/9/2020). Di balik megatransaksi tersebut, terdapat sejumlah fakta yang terungkap.

 Baca juga: Hoax Nasabah Sulit Cairkan Deposito, Presdir BCA Siap Tempuh Jalur Hukum

Berikut ini sejumlah fakta seperti dirangkum Okezone, Minggu (4/10/2020).

1. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah merampungkan akuisisi PT Bank Interim Indonesia (sebelumnya PT Bank Rabobank International Indonesia) (Bank Interim) dari Coöperatieve Rabobank U.A. ("CRUA").

2. Pengalihan saham Bank Interim dilakukan pada tanggal 25 September 2020 setelah persetujuan penyertaan modal, akuisisi serta kemampuan dan kepatutan (fit and proper) diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia.

 Baca juga: Viral Nasabah Tak Bisa Tarik Dana Deposito di BCA

3. Penandatanganan pengalihan saham tersebut disaksikan Direktur BCA Henry Koenaifi, Direktur BCA Vera Eve Lim, dan perwakilan CRUA Maximiliaan Blom di Jakarta.

4. Dengan demikian BCA resmi memiliki 99,999973% saham Bank Interim dan PT BCA Finance, anak perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki secara langsung dan tidak langsung oleh BCA, memiliki 0,000027% saham.

5. Total nilai akuisisi adalah Rp643,65 miliar.

6. Dengan adanya aksi korporasi ini, BCA mendukung program konsolidasi sektor perbankan Indonesia, serta akan memperkuat posisi keuangan anak usaha BCA, yaitu PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah), melalui rencana penggabungan (merger) antara Bank Interim dengan BCA Syariah.

7. Pasca penggabungan, BCA Syariah akan menjadi perusahaan penerima penggabungan (surviving entity).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini