Kemenkeu Tantang Pemda Gelontorkan APBD Lawan Covid-19

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 17:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 320 2287490 kemenkeu-tantang-pemda-gelontorkan-apbd-lawan-covid-19-P6JWI8dKfI.jpg Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan meminta kepada pemerintah daerah untuk menggenjot belanjanya. Karena realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dinilai masih sangat rendah.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan, APBD diharapkan bisa menjadi countercyclical di masa pandemi covid-19 ini. Sehingga dampak negatif dari pandemi kepada perekonomian bisa sedikit diminimalisir.

"Belanja di daerah, penting sekali untuk dipastikan ada semacam countercyclical seperti (belanja) pemerintah pusat. Jangan sampai pemerintah pusat fokus counter, pemda justru terhambat realisasinya," ujarnya dalam diskusi virtual, Jumat (2/10/2020).

Namun menurut Febrio, yang menjadi kesulitan pemerintah adalah sulitnya mengontrol belanja di daerah, sehingga ada sedikit ketimpangan antara pusat dan daerah yang mana untuk di pusat realisasi belanjanya sudah cukup baik.

"Bagi pemerintah pusat itu jadi spending Pemerintah pusat yang fully bisa dikontrol itu belanja pemerintah pusat. Belanja daerah itu benar-benar deh," jelasnya.

Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo sempat mengundang para gubernur dan bupati/walikota untuk mendorong realisasi APBD. Khususnya untuk dana yang berasal dari transfer pemerintah pusat seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

"Itu (realisasi APBD) bagian yang enggak bisa diprediksi akurat. Tapi ke depan harus semakin bisa melihat, bukan hanya dalam konteks komunikasi. Ini juga sedang dipikirkan bagaimana hubungan keuangan pusat dan daerah," jelasnya.

 Rupiah Melemah di Angka Rp14.777/USD

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini