Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Corona Bikin 30% Gaji Dipotong, Kini 45% Pekerja Tak Bahagia

Rina Anggraeni , Jurnalis-Rabu, 07 Oktober 2020 |14:37 WIB
Corona Bikin 30% Gaji Dipotong, Kini 45% Pekerja Tak Bahagia
Pekerja Sedih (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama pandemi Covid-19 banyak pekerja yang telah dipotong gajinya. Bahkan, sampai 30% pemotongan gaji.

Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan BPS Nurma Midayanti mengatakan gaji pekerja telah dipotong 30% selama Covid-19 berlangsung. "Pemotongan gaji pekerja hingga 30%," kata Nurma dalam diskusi virtual, Rabu (7/10/2020).

 Baca juga: Aksi Mogok Nasional, Pengusaha Minta Buruh Tetap Bekerja

Dia melanjutkan pola pekerja juga mengalami perubahan. Adapun 45% pekerja tidak bahagia dengan pekerjaannya dan sebanyak 38% kualitas hidup pekerja berkurang

"Sebelum Covid-19 feedback ini 92% merasa bahagia kualitas hidupnya dengan masalah pandemi malah kepuasan kualitas hidup turun jadi 38% yang mana tingkat kebahagian berkurang lalu kebahagian pekerja turun dikarenakan Covid-19," jelasnya.

 Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10 Dibuka, Kuotanya Hanya 116 Ribu

Dia menambahkan perusahaan yang paling banyak mengalami penurunan pendapatan adalah usaha mikro kecil (UMK). Jumlahnya mencapai 84,2% .

"Ada 8 dari 10 perusahaan mengalami penurunan pendapatan, (rinciannya) 82,29% usaha menengah besar (UMB) dan 84,2% UMK," pungkasnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement