Investor Ini Minta Disney Stop Bayar Dividen, Ada Apa?

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 08 Oktober 2020 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 08 278 2290307 investor-ini-minta-disney-stop-bayar-dividen-ada-apa-03G0aHswTn.jpg Walt Disney (Shutterstock)

JAKARTA - Investor Dan Loeb mendesak CEO Disney Bob Chapek untuk menyudahi pembayaran dividen tahunan sebesar USD3 miliar atau sekitar Rp44,16 Triliun (mengacu kurs Rp14.700 per USD). Dirinya meminta untuk mengalihkan anggaran dividen tersebut untuk modal guna membangun Disney+.

Pendiri Third Poin mengatakan, mengalihkan uang dividen ke platform film digital bisa menggandakan anggaran layanan streaming untuk konten yang original. Karena hal tersebut bisa mendatangkan para pelanggan baru dan juga bisa mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi.

 Baca juga: Dihantam Covid-19, Disney Bakal PHK 28.000 Karyawan

Hal ini memiliki potensi yang cukup besar karena layanan bioskop yang tutup selama pandemi virus corona (covid-19). Dengan layanan ini, para pelanggan bisa menikmati film-film baru yang tayang perdana dari rumahnya.

"Setiap eksekutif Hollywood dapat menikmati film tayangan perdana dalam kenyamanan bioskop rumah mereka selama bertahun-tahun. Kami mendesak Anda untuk mendemokratisasikan pengalaman ini," ujarnya mengutip dari Business Insider, Kamis (8/10/2020).

 Baca juga: Disney 'Tendang' Kata Fox dari 20th Century Usai Akuisisi, Jadi Apa?

Pada bulan Agustus, Loeb memulai posisi long di Disney selama kuartal kedua dan mengatakan dalam surat kuartalan bahwa streaming adalah peluang pasar terbesar Disney. Bagaimana tidak layanan streaming memiliki potensi pendapatan hingga USD500 miliar atau sekitar Rp7.363 triliun.

Saham Disney naik sebanyak 2% selama perdagangan Rabu. Raksasa media itu turun hampir 15% tahun ini tetapi telah memperoleh lebih dari 42% sejak kedalaman pandemi. Third Poin milik Loeb memiliki kurang dari 1% saham Disney.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini