"Jumlah ini tentu masih sangat kecil sebab baru sekitar 0,73% saja dari jumlah koperasi yang ada. Oleh sebab itu perlu ada dukungan dari pemerintah baik pusat maupun daerah agar kedepan semakin banyak koperasi yang mau berbenah menuju digitalisasi," jelas Rulli.
Rulli menambahkan, dengan adanya IDXCOOP yang akan diluncurkan pada 10 Oktober 2020 diharapkan bisa menjadi media bagi para pelaku koperasi belajar tentang pengelolaan koperasi yang baik dan benar. Portal ini merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam mendorong ekonomi digital.
"Jadi masih banyak PR kita untuk mendorong koperasi untuk masuk ke ekosistem digital. Melalui portal itu nanti ada beberapa penyedia aplikasi yang bersedia menggratiskan penggunaan kontennya selama setahun bagi koperasi. Kita juga siap berikan fasilitas berupa pelatihan peningkatan SDM baik secara online atau offline," tandasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.