Ternyata Telepon Warren Buffett Selamatkan Krisis 2008

Ahmad Husein Lubis, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 05:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 455 2292450 ternyata-telepon-warren-buffett-selamatkan-krisis-2008-6O0y41Gz8F.jpg IHSG (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pada masa krisis keuangan tahun 2008 lalu, Warren Buffett menelfon Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Hank Paulson untuk memberi stimulus akan upaya menyelamatkan ekonomi Amerika Serikat dari krisis yang lebih dalam.

Pada sebuah film dokumenter yang rilis pada 2018 yang berjudul "Panic: The Untold Story of the 2008 Financial Crisis", CEO Berkshire Hathaway menghubungi Menteri Keuangan Hank Paulson pada tengah malam.

Dirinya menjelaskan tentang Troubled Asset Relief Program (TARP), yang mengizinkan Departemen Keuangan untuk membelanjakan USD700 miliar atau sekitar Rp10.307 triliun (mengacu kurs Rp14.700 per USD) untuk membeli aset bermasalah dari bank. Anggota parlemen pun mengesahkannya dalam upaya untuk menopang sistem keuangan, menginat Wachovia dan Washington Mutual telah jatuh.

Dalam film dokumenter tersebut, Paulson juga mengatakan bahwa Warren memaparkan ide yang merupakan benih dari apa yang dilakukannya. Setelah itu ia pun mengumpulkan para bos Bank terbesar di negara tersebut dan membujuk untuk menerima miliaran uang tunai dari pemerintah, hingga Departemen Keuangan akhirnya menyalurkan dana ke lebih dari 700 lembaga keuangan sebagai bagian dari Program Pembelian Modal.

Investor menyerahkan bank USD5 miliar atau sekitar Rp73,5 triliun sebagai imbalan atas saham preferen yang membayar dividen tahunan 10% serta waran saham. Atas semua hal tersebut, Mantan Presiden George W Bush memuji program perbankan tersebut. Dan menurutnya hal tersebut bisa menyelamatkan ekonomi Amerika Serikat dari depresi.


Baca Selengkapnya: Cerita Warren Buffett Telepon Menkeu Era Bush saat Krisis 2008

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini