Bos BI Sebut Bunga Kredit Bank Sudah Turun, Apa Benar?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 320 2292985 bos-bi-sebut-bunga-kredit-bank-sudah-turun-apa-benar-6z6DSppz97.jpg Bank (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan kebijakan pelonggaran likuiditas dan penurunan suku bunga kebijakan (BI7DRR) mendorong penurunan suku bunga deposito dan kredit pada September 2020 dari 5,49% dan 9,92% pada Agustus 2020 menjadi 5,18% dan 9,88%.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, imbal hasil SBN 10 tahun turun dari 6,93% pada akhir September 2020 menjadi 6,87% per 12 Oktober 2020.

"Dari besaran moneter, pertumbuhan besaran moneter M1 dan M2 pada September 2020 tetap tinggi, yaitu sebesar 17,6% (yoy) dan 12,3% (yoy)," kata Perry dalam video virtual, Selasa (13/10/2020).

Ke depan, ekspansi moneter Bank Indonesia (BI) serta percepatan realisasi anggaran dan program restrukturisasi kredit perbankan diharapkan dapat mendorong penyaluran kredit dan pembiayaan bagi pemulihan ekonomi nasional.

Sebagai informasi, pertumbuhan kredit pada September 2020 kembali menurun dari 1,04% (yoy) pada Agustus 2020 menjadi 0,12% (yoy).

Sementara itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) naik dari 11,64% (yoy) pada Agustus 2020 menjadi 12,88% (yoy) didorong ekspansi keuangan Pemerintah

Perry Warjiyo mengatakan, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan Agustus 2020 tetap tinggi yakni 23,39%, dan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tetap rendah yakni 3,22% (bruto) dan 1,14% (neto).

"Namun demikian, fungsi intermediasi dari sektor keuangan masih lemah akibat pertumbuhan kredit yang terbatas sejalan dengan permintaan domestik yang belum kuat dan kehati-hatian perbankan akibat berlanjutnya pandemi Covid-19," tandasnya.

Bank Indonesia Tolak Usulan Cetak Uang Rp600 Triliun sebagai Solusi Penanganan Covid-19

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini