Share

Emiten Farmasi Siapkan Jarum Suntik Vaksin Covid-19

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 278 2293621 emiten-farmasi-siapkan-jarum-suntik-vaksin-covid-19-nmvi9Kn7TA.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Emiten farmasi, PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) mempercepat pengadaan jarum suntik untuk vaksin Covid-19.

Dengan kapasitas produksi sister company PT Oneject Indonesia sampai dengan 1,2 miliar pieces per tahunnya, ditambah dengan jaringan distribusi perseroan yang mampu menjangkau seluruh wilayah Indonesia, maka IRRA siap mendukung penuh program pemerintah untuk penyediaan alat suntik vaksin Covid-19.

"Oneject akan melakukan percepatan untuk mengantisipasi kebutuhan alat suntik dari vaksin Covid," kata Direktur Itama Ranoraya Pratoto Raharjo dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (14/10/2020).

Saat ini IRRA merupakan pemain utama jarum suntik untuk vaksin, program imunisasi pemerintah seperti vaksin BCG, DPT-HB-HIB, Campak, DT, Td dan IPV.

Penggunaan jarum suntik ADS kini menjadi standar global di dunia kesehatan untuk vaksin, hal ini sejalan dengan kebijakan World Health Organization (WHO) yang mencanangkan tahun 2020 sebagai tahun awal penggunaan alat suntik aman di seluruh dunia.

IRRA memasok produk alat suntik ADS milik PT Oneject Indonesia (Oneject) yang merupakan sister company perseroan. Oneject saat ini memiliki kapasitas produksi mencapai 300 Juta/tahun yang berlokasi di Bogor.

Pada Oktober tahun lalu, Oneject mulai membangun pabrik kedua untuk menambah kapasitas produksinya dengan membangun pabrik baru di Cikarang Bekasi dengan kapasitas 900 juta sehingga total kapasitas menjadi 1,2 miliar jarum suntik sekali pakai (ADS) dan safety needle per tahun.

Ekspansi ini awalnya dilakukan untuk mengantisasipasi meningkatnya penggunaan alat suntik aman pasca kebijakan WHO. Namun dengan adanya pandemik Covid di awal tahun 2020, dan dimulainya distribusi vaksin Covid dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan percepatan untuk mengantisipasi kebutuhan alat suntik dari vaksin Covid

Sementara itu, IRRA menyerahkan pengiriman jarum suntik Imunisasi Auto Disable Syringe (ADS) 0,5 ml dan 0,05 ml ke Kementrian Kesehatan (Kemenkes). Pada tahap ini dilakukan pengiriman sebanyak 30 Juta piece untuk ADS 0,5 ml dan 5 juta pieces untuk ADS 0,05 ml.

Kegiatan pemeriksaan barang dilakukan di gudang PT Oneject Indonesia di kawasan Industri Sentul-Bogor dan Jarum suntik tersebut akan didistribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia melalui jaringan distribusi perseroan.

Dia mengungkapkan pengiriman tersebut merupakan realisasi dari kontrak yang diperoleh perseroan pada kuartal III lalu. IRRA selalu memasok kebutuhan jarum suntik untuk program imunisasi setiap tahunnya.

Dalam Peraturan Menteri kesehatan RI No.12/Tahun 2017 tentang penyelenggaraan Imunisasi, Pemerintah menetapkan penggunaanalat suntik Auto Disable Syringe (ADS) dalam pemberian program imunisasi. ADS adalah alat suntik sekali pakai atau alat suntik yang akan mengalami kerusakan setelah pemakaiaan.

“Di kuartal III dan puncaknya di kuartal IV setiap tahunnya, IRRA memasok alat suntik untuk program Imunisasi Pemerintah (Provinsi, Kabupaten Kota dan Puskesmas), Produk jarum suntik yang kami miliki adalah ADS dan produk lokal, sehingga sesuai dengan kebutuhan program Imunisasi Pemerintah," ungkap Pratoto.

Produk jarum suntik ADS yang dimiliki IRRA merupakan produk lokal yang memiliki TKDN di atas 60% dan telah mendapat sertifikasi dari WHO sebagai alat suntik aman berstandar global.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini