Menperin: Industri Pengolahan Tertekan hingga Minus 2,4%

Michelle Natalia, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 320 2293527 menperin-industri-pengolahan-tertekan-hingga-minus-2-4-WMrE9JZDZD.jpg Menperin Agus Gumiwang. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menilai kondisi pandemi Covid-19 harus direspons pelaku industri dengan melakukan penyesuaian-penyesuaian dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha.

"Yang kita lihat secara baik ada adjustment dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang membawa tekanan sangat berat," ujar Agus secara virtual dalam Seminar Nasional STARTUP4INDUSTRY.ID di Jakarta, Rabu(14/10/2020).

Baca Juga: Cek Proyek TPPI Tuban, Menperin: Topang Industri Petrokimia Nasional

Akibat tekanan tersebut, dalam buku II nota keuangan dan RAPBN 2021, pertumbuhan industri pengolahan di akhir tahun 2020 diprediksi tertekan.

"Industri pengolahan diprediksi tertekan di kisaran minus 0,5% sampai minus 2,4%," tambahnya.

Kendati demikian, dirinya optimis bahwa kinerja industri pengolahan akan perlahan pulih dan tumbuh di tahun 2021.

Baca Juga: Jurus Kemenperin Capai Target Substitusi Impor 35% Tahun 2022

"Kita optimis di tahun 2021 nanti, kinerja industri pengolahan akan mampu tumbuh sebesar 4,7%- 5,5%," tutur Agus.

Sebagai langkah penting, pemerintah melalui Kemenperin juga menetapkan target program substitusi impor 35% di tahun 2022.

"Yang tentu akan dilakukan dalam rangka akselerasi pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi Covid-19," tukasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini