5 Cara Buat Batas Ruangan Multifungsi di Rumah

Safira Fitri, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 470 2293557 5-cara-buat-batas-ruangan-multifungsi-di-rumah-ZvZuPfiSkA.jpg Tips Membuat Ruang Multiguna di Rumah. (Foto: Okezone.com/Meghomes)

JAKARTA - Pada dasarnya ruang multifungsi merupakan sebuah ruangan yang dibagi menjadi beberapa ruangan yang memiliki beda fungsi, hanya saja penataannya dapat digabungkan secara harmonis.

Adapun batas ruangan tersebut tidak dengan cara membangun dinding permanen, tetapi hanya dengan menambahkan elemen-elemen interior agar secara visual tetap menyatu.

Baca Juga: 3 Cara Hemat Biaya Dekorasi Rumah saat Pandemi Covid-19

Nah, berikut ini adalah beberapa pembatas ruang multifungsi yang dapat diaplikasikan seperti dilansir dari buku 24 Desain 3in1 Ruang Multifungsi oleh Hendi Anwar, Tri Wahyu Handayani, Hani Handayani, Panji Aryacitra B, Jakarta, Rabu (14/10/2020).

Pertama, furnitur merupakan pilihan yang paling sering dimanfaatkan sebagai pembagi ruang multifungsi. Sementara, furnitur dengan desain unik yang dapat berfungsi dari dua sisi akan menambah nilai guna furnitur tersebut karena dapat dijangkau dari masing-masing ruangan.

Baca Juga: 7 Cara Hindari Mafia Tanah

Kedua, elemen interior dengan memanfaatkan partisi. Elemen interior ini dapat didesain dengan unik, bahkan dikombinasikan dengan rak tipis untuk menyimpan aksesori ruangan.

Namun, desain partisi perlu disesuaikan dengan kondisi luas dan bentuk ruangan multifungsi. Ruangan yang tidak terlalu luas dapat memilih partisi dengan garis-garis vertikal dan materiak ringan agar ruang terasa lebih luas dan lega.

Ketiga, batas beberapa ruangan dalam satu ruangan besar juga dapat dengan membedakan elevasi atau tinggi rendahnya ruangan. Sebaiknya perbedaan elevasi ruangan tersebut tidak terlalu tinggi, cukup satu sampai tiga anak tangga agar tidak menyulitkan sirkulasi pengguna ruangan.

Pengolahan plafon pun masih mempunyai ketinggian yang sama dan kesan visual ruangan menjadi lebih lega. Selain itu, pemakaian material lantai yang berbeda tetapi dengan elevasi yang sama juga dapat menjadi solusi batas ruangan.

Keempat, mendesain dengan cara membedakan tinggi dan material plafon dengan cara drop ceiling, misalnya, atau diturunkan sampai ketinggian tertentu merupakan salah satu bentuk penanda ruangan.

Kelima, mengecat satu bagian dinding dengan warna yang berbeda juga dapat memisahkan fungsi ruangan. Misalnya warna dinding area ruang tidur berbeda dengan area bermain anak, atau warna dinding dapur berbeda dengan warna dinding ruang makan.

Warna cerah dan terang akan menciptakan kesan ruang yang terbuka dan lapang. Selain itu, warna monokrom dapat membantu membuat sebuah ruang tampak lebih luas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini