Penginapan Online Banyak Masalah, BPKN: Harus Ada Sertifikasi

Ferdi Rantung, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 470 2294086 penginapan-online-banyak-masalah-bpkn-harus-ada-sertifikasi-L4iQoeG9tz.jpg Hotel online (Shutterstock)

JAKARTA - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyatakan perlu adanya sertifikasi dan standarisasi dalam bisnis jasa penginapan berbasis aplikasi. Sebab banyak ditemukan persoalan yang membuat konsumen merasa dirugikan.

Ketua Komisi Pengkajian dan Pengembangan BPKN Arief Safari mengatakan dari hasil pengaduan yang diterima BPKN bahwa konsumen banyak dirugikan mulai dari transaksi hingga foto penginapan yang tidak sama dengan aslinya.

 Baca juga: Menko Airlangga: Hotel yang Beroperasi Harus Ada Sertifikasi Standar Covid-19

"Jadi masalahnya itu, ada double booking ,proses refund yang tidak jelas dan ditolak, foto tidak sesuai gambar, dan fasilitas properti tidak sesuai dengan yang dijanjikan" katanya dalam diskusi secara virtual, Kamis (15/10/2020).

Ia menjelaskan, untuk menyelesaikan permasalahan itu, BPKN memberi solusi yaitu perlu ada sertifikasi dan standarisasi dalam bisnis usaha penginapan, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan konsumen dalam bertransaksi. Kemudian, pemilik properti perlu membuka akses informasi dan komunikasi serta memastikan fasilitas sesuai dengan aplikasi.

 Baca juga: Kemenparekraf Bocorkan Hotel yang Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

"Perlu dikembangan aplikasi penginapan yang mengedepankan perlindungan konsumen atau perlu sertifikasi supaya lebih terjamin," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini