Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertemuan G-20, Sri Mulyani Cecar Rezim Perpajakan Akibat Kesenjangan Teknologi

Rani Hardjanti , Jurnalis-Sabtu, 17 Oktober 2020 |10:31 WIB
Pertemuan G-20, Sri Mulyani Cecar Rezim Perpajakan Akibat Kesenjangan Teknologi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani kerap kali vokal menyikapi kesenjangan pajak akibat perkembangan teknologi. Hal itu pun tak luput dari poin yang disuarakan pada pertemuan G-20.

Hal itu terungkap dalam postingan di akun Facebook milik Sri Mulyani. Dalam postingan itu, Menkeu menjelaskan hasil pertemuan tingkat internasional yang dilakukan secara virtual pada Rabu (14/10/2020). Pertemuan itu dihadiri para Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G-20.

Baca Juga: Negara G20 Bahu Membahu Racik Vaksin Covid-19

Berikut ini postingan Sri Mulyani selengkapnya, seperti dikutip Okezone, Sabtu (17/10/2020).

Pandemi Covid-19 merupakan masalah dunia di mana penanganannya harus dilakukan bersama dan kolaboratif.

Pandemi Covid-19 yang telah menimbulkan tekanan terhadap perekonomian global membuat negara-negara anggota G-20 menegaskan kembali komitmennya dalam menggunakan semua kebijakan luar biasa dalam melindungi masyarakat, lapangan kerja, pemulihan ekonomi, dan ketahanan sistem keuangan. ⁣⁣

Baca Juga: Pulihkan Ekonomi dari Covid-19, Negara G20 Diminta Lakukan 4 Hal Ini

Pada Pertemuan virtual para Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G-20 (Rabu, 14/10), telah disahkan pembaruan G20 Action Plan, yang mencakup prinsip-prinsip dan langkah-langkah nyata atas kebijakan dan komitmen dalam menangani pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. ⁣⁣

G-20 sepakat untuk menegaskan kembali sinergi dalam mendukung R&D, produksi, dan distribusi Covid-19 tools untuk mendukung akses yang merata dan terjangkau bagi semua.⁣⁣

 

G20 juga menekankan pentingnya pembiayaan Universal Health Coverage (UHC) bagi negara-negara berkembang untuk meningkatkan daya tahan, kesiapan, dan respons dari sistem kesehatan terhadap pandemi. ⁣⁣

Selain itu, dengan perkembangan pesat ekonomi digital akibat pandemi Covid-19, G20 juga sepakat untuk bekerja sama mewujudkan sistem perpajakan internasional yang adil, modern, dan berkelanjutan. ⁣⁣

Indonesia mendukung upaya-upaya untuk mencapai konsensus global untuk meminimalisasi distorsi akibat kesenjangan antara perkembangan/transformasi teknologi dengan rezim perpajakan. ⁣⁣

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement