Kacau, Penerimaan Pajak Sektor Usaha Seret

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 19 Oktober 2020 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 320 2295894 kacau-penerimaan-pajak-sektor-usaha-seret-JhYCFDdrxE.jpg Pajak (Shutterstock)

JAKARTA - Penerimaan pajak sektor konstruksi dan real estate terus turun. tercatat, penerimaan pajaknya hingga September 2020 mengalami kontraksi 19,6%.

"Pada September 2020 saja, kontraksi penerimaan pajaknya mencapai 48,59%, jauh lebih dalam dibandingkan dengan Agustus 2020 yang terkontraksi 28,77%," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (19/10/2020).

 Baca juga: Maaf, Sri Mulyani Tak Restui Pajak Mobil 0%

Dia melanjutkan penerimaan pajak dari usaha transportasi pergudangan kembali mencatatkan kontraksi. Hingga September 2020, kontraksi penerimaan dari sektor ini mencapai 11,89%. Pada September 2020 saja, kontraksi penerimaan pajak dari sektor usaha ini mencapai 25,43%, lebih baik dibandingkan dengan capaian Agustus 2020 minus 34,19%.

"Sebetulnya bulan September mulai menunjukkan perbaikan meskipun masih di minus 25%. Kalau mobilitas masyarakat membaik, akan diterjemahkan dari volume transportasi pergudangan," imbuhnya.

 Baca juga: Geber Penerimaan Pajak, Menkeu Ajak Asing Bersatu

Sebagai informasi, Penerimaan pajak sektor perdagangan hingga akhir kuartal III-2020 juga mencatatkan kontraksi 18,42%. Khusus September 2020, penerimaan pajaknya terkontraksi 33,97%, sedikit lebih baik dibandingkan dengan posisi Agustus 2020 yang minus 22,27%.

Sedangkan, penerimaan pajak dari sektor jasa keuangan dan asuransi hingga September 2020 terkontraksi 5,45%. Khusus September 2020 saja, kontraksinya sebesar 4,96% atau lebih baik dibandingkan capaian Agustus 2020 yang minus 20,23%.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini