Menko Luhut Boyong RS Australia dan Singapura ke RI

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 20:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 320 2297436 menko-luhut-boyong-rs-australia-dan-singapura-ke-ri-onq2Mjeti3.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan memastikan pemerintah akan menekan warga Indonesia berobat ke luar negeri.

Kata dia, pemerintah akan membuka rumah sakit internasional dengan menggandeng rumah sakit asing dari Singapura dan Australia.

"Sekarang itu tidak kita lakukan ya Sekarang kita cari, ya presiden setuju untuk membuka International Hospital di Bali dan juga Jakarta. Ada dari Mayo Clinic, John Hopkins, Anderson, dari Australia, ada dari Singapura, dan sebagainya," kata Luhut dalam diskusi virtual, Rabu (22/10/2020).

 Baca Juga: Kata Pengusaha Muda soal 1 Tahun Jokowi-Ma'ruf Amin

Menurut dia, kerja sama dengan rumah sakit asing diperlukan agar masyarakat tidak perlu bepergian ke luar negeri untuk mendapat pengobatan untuk penyakit khusus.

"Kalau teman-teman melihat selama 7 bulan kita tidak pergi ke luar negeri ya ternyata kita juga survive kok. Padahal untuk berobat, traveling untuk segala macam itu mungkin bisa USD6-USD7 miliar per tahun," katanya.

Dia menambahkan Indonesia tengah mendorong investasi di bidang kesehatan, yang dilakukan dengan memberikan otonomi yang lebih luas di sektor bahan baku aktif farmasi (active pharmaceutical ingredients) dan investasi rumah sakit.

"Lebih dari 600 ribu wisatawan medis'asal Indonesia berobat ke Singapura, Malaysia, Amerika Serikat , Thailand, dan lain-lain. Mereka menghabiskan miliaran dolar per tahun di luar negeri. Kenapa tidak kita buka lebih banyak RS Internasional di Indonesia. Semangatnya adalah mengamankan devisa," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini