JAKARTA – Salah satu faktor yang mampu membuat harga saham bergerak adalah aksi korporasi.
Head of Marketing Online Trading MNC Sekuritas Thomas Darmawan mengungkapkan, investor perlu mencermati aksi korporasi yang akan dilakukan oleh emiten untuk dapat menganalisa pergerakan harga sahamnya. Pasalnya, harga saham merupakan cerminan dari kepercayaan investor terhadap perkembangan kinerja perusahaan. Aksi korporasi sedikit banyak mempengaruhi naik turunnya saham tersebut.
“Ada beberapa macam aksi korporasi yang dilakukan oleh emiten. Aksi korporasi akan berdampak langsung terhadap kepemilikan saham yang dipegang oleh investor, biasanya menggerakan harga saham tersebut. Setidaknya beberapa istilah yang perlu diketahui antara lain: dividen dan stock split," jelas Thomas, dalam keterangannya, Kamis (22/10/2020).
Baca Juga: Kepastian Stimulus AS Bisa Mendorong Pasar Saham Global
Istilah pertama adalah Dividen. Dividen merupakan salah satu hal yang sangat ditunggu oleh para investor. Dividen merupakan pemberian sebagian pendapatan perusahaan untuk para pemegang saham. Dividen dapat dibayarkan dalam bentuk uang tunai maupun lembar saham tambahan yang disesuaikan dengan kondisi dan strategi perusahaan.
Pemberian dividen dilakukan atas dasar perhitungan laba bersih perusahaan, jumlah saham beredar serta dividen payout ratio (DPR) yang kemudian disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Biasanya, jelas Thomas, jika emiten membagikan dividen dengan DPR tinggi atau di atas ekspektasi, harga saham akan cenderung naik hingga tanggal cum date karena investor mengincar dividen yang dibagikan dan mengakumulasi saham tersebut setidaknya hingga memperoleh hak dividen.
RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) diselenggarakan oleh emiten berupa sarana bagi pemegang saham untuk memperoleh informasi, memberikan pendapat atau suara (voting) untuk kemajuan bisnis Perusahaan. Yang diperbolehkan hadir dalam RUPS adalah investor yang memiliki minimal 1 lot saham emiten maksimal dalam periode 2 hari bursa sebelum recording date (tanggal pencatatan kepemilikian saham oleh KSEI), Konfirmasi Tertulis untuk RUPS (KTUR) dan KTP untuk verifikasi data.
Baca Juga: Wall Street Ditutup Menguat Usai Adanya Angin Segar Akan Stimulus Ekonomi AS
Selain pembagian dividen, salah satu aksi korporasi yang bisa dibidik investor adalah Stock Split. Aksi korporasi ini dilakukan oleh perusahaan yang telah go public dengan memecah nilai nominal saham dalam nominal yang lebih kecil.