Indonesia Masuk Resesi, Ini Saran Ekonom untuk Sri Mulyani Cs

Ferdi Rantung, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 320 2297792 indonesia-masuk-resesi-ini-saran-ekonom-untuk-sri-mulyani-cs-hTe7gtctfb.jpg Resesi Ekonomi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Indonesia dipastikan masuk ke dalam jurang resesi, karena pertumbuhan ekonomi negatif dua kuartal berturut-turut. Hal ini dikonfirmasi langsung Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ekonomi kuartal III-2020 akan berada di kisaran minus 1% hingga 2,9%.

Ekonom dari Universitas Paramadina Wijayanto Samirin mengatakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah untuk dalam menghadapi resesi. Pertama, menguatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi.

"Ekonomi kerakyatan yang menjadi bumper saat krisis harus diperkuat. karena pertumbuhan ekonomi kita berasal dari konsumsi dalam negeri," katanya dalam Market Review IDX Channel, Kamis (22/10/2020)

Baca Juga: Indonesia Resmi Resesi, Luhut Bocorkan Ekonomi Kuartal III Minus 2,9%

Kemudian, lanjut Samirin, pemerintah pusat harus memperhatikan kondisi keuangan daerah. Pasalnya, kondisi keuangan Pemerintah Daerah (pemda) terganggu akibat pandemi Covid - 19.

"Beberapa daerah kondisi fiskalnya itu berantakan.program program pembangunan pemda tidak jalan. Ini harus jadi perhatian pemerintah dengan memberikan insentif fiskal bagi pemda, untuk menggerakan ekonomi daerah yang nanti ujungnya ada pertumbuhan ekonomi nasional" jelasnya.

Dia menambahkan, pemerintah juga harus memperbaiki manajemen birokrasi. Supaya penanganan covid bisa berjalan dengan baik dan realisasi anggaran bisa terserap secepatnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini