Junaedi Kaget di Rekening Ada Rp1,2 Juta: Saya Enggak Nyangka Dapat BLT

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 22:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 320 2298067 junaedi-kaget-di-rekening-ada-rp1-2-juta-saya-enggak-nyangka-dapat-blt-81aKIWEkTp.jpg Menaker Ida Fauziyah bersama Penerima BLT Subsidi Gaji (Foto: Avirista/Okezone.com)

KOTA MALANG - Erwin Junaedi dan istrinya Yatiningsih senang bukan kepalang setelah dia mendapat bantuan Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah pusat. Sepasang suami istri ini merupakan pekerja yang menerima BSU dengan penghasilan di bawah Rp5 juta.

Menurut Junaedi, dirinya telah menerima BSU sejak periode pertama lalu sebanyak Rp600 ribu per bulannya. Saat proses pengajuannya pun pekerja customer service (CS) di Taman Rekreasi Sengkaling ini mengaku tak ribet dan cukup mudah.

Baca Juga: Ekonomi di Ambang Resesi, Investasi Reksa Dana atau Saham?

"Kalau saya yang ngurusi perusahaan, HRD cuma ngasih nomor rekening dan data diri dikirim ke BPJS Ketenagakerjaan dan mungkin ke Depnaker, dicek betul, sudah baru cair," tutur Junaedi. 

Dirinya dan istrinya mengaku tak menyangka bila mendapat bantuan subsidi upah dari pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

"Nggak nyangka dapat, saya kira saya nggak dapat, hanya yang kerja di instansi pemerintah, ternyata semuanya dapat," tutur Junaedi warga Jalan Kertorejo, Kelurahan Ketawanggede, Kota Malang ini. 

Pria berusia 38 tahun ini menyebut bantuan yang diterimanya membuktikan kalau pemerintah dan negara hadir bagi rakyatnya. Terlebih saat ini kondisi Covid-19 membuat perekonomian begitu terdampak.

"Pemerintah ada, kena ke kita, jadi ini bukti pemerintah ada. Presiden sama pemerintah itu ada kan gitu," ucapnya.

Dirinya berharap bantuan subsidi upah ini bisa diperpanjang sampai kondisi perekonomian benar-benar pulih, mengingat pandemi Covid-19 juga belum tahu akan berakhir kapan. Hal ini pula yang disampaikan ke Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat berkunjung ke rumahnya.

"Ya lanjut, kalau gak lanjut gimana. Itu saya minta diperpanjang lagi karena pandemi belum berakhir. Mintanya pemerintah ada untuk kita, dalam hal apapun, pemerintah harus ada buat kita itu harus ada kayak gini ni. Kita mbayar pajak, kan buat kita juga," bebernya.

Sementara itu sang istri Yustiningsih yang juga mendapat bantuan subsidi upah (BSU) mengaku bantuan yang diperoleh digunakan untuk keperluan belanja kebutuhan sehari-hari.

"Dibuat beli sembako. Alhamdulillah dapat bantuan dari pemerintah. Senang sekali," tutup Yustiningsih.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini