Bos Samsung Wafat, Bagaimana Nasib Ekonomi Korea Selatan?

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 25 Oktober 2020 10:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 25 320 2299167 bos-samsung-wafat-bagaimana-nasib-ekonomi-korea-selatan-e27aExgXbF.png Lee Kun-hee Meninggal Dunia. (Foto: Okezone.com/Forbes)

JAKARTA - Bos Samsung Lee Kun-hee meninggal dunia hari ini pada usia 78 tahun. Samsung pun membenarkan kabar duka tersebut.

Meninggalnya Lee pun menjadi perhatian besar bagi Korea Selatan. Sebab, pada awal tahun ini, Seorang Blogger bernama John Yoo menulis mengenai Bos Samsung tersebut. Tulisan itu pun menjadi polemik di jagat media sosial.

Baca Juga: Bos Samsung Lee Kun-hee Meninggal Dunia

John Yoo mengatakan bahwa bila CEO Samsung wafat, Korea Selatan harus berpura-pura dia tetap hidup.

"Karena jika dia wafat, negara itu mungkin akan mengalami spiral kematian ekonomi," ujarnya dalam akun Twitter-nya, Minggu (25/10/2020).

Baca Juga: Tak Kuat, Samsung Tutup Pabrik di China

Samsung biasanya menyumbang 20% ​​dari ekspor seluruh negara Korea Selatan. Sebagai satu kelompok usaha, Samsung merupakan konglomerasi dengan pangsa pasar yang besar atau mengendalikan dalam bidang teknologi, konstruksi, keuangan & asuransi, perhotelan, keamanan, perjalanan, makanan, ritel.

Bahkan jaringan usahanya mampu memberikan kontribusi 12% kepada PDB.

Samsung

"Itu hanya kepentingan bisnis yang kita ketahui secara publik. Ya, hampir USD1 di setiap USD5 di negara yang didatangkan dari luar negeri, adalah oleh Samsung," ujarnya.

Saat ini Bos Samsung tersebut telah meninggal. Lantas seperti apa pereekonomian Korsel nantinya?

Seperti diketahui, Lee Gunhee menderita serangan jantung pada tahun 2014 dan dirawat di rumah sakit. Tidak ada yang memiliki kepastian tersebut tetapi anggota keluarga dekat melaporkan melihatnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini