Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kepala BPS Sebut Recovery Sektor Pariwisata Butuh Waktu Panjang

Rina Anggraeni , Jurnalis-Senin, 02 November 2020 |13:28 WIB
Kepala BPS Sebut Recovery Sektor Pariwisata Butuh Waktu Panjang
BPS Sebut Recovery Pariwisata Butuh Waktu. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan pemulihan pariwisata Indonesia membutuhkan waktu lama. Sebab, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) atau turis asing ke Indonesia selama September 2020 tercatat 153,5 ribu wisman.

Jumlah turun 88,95% dibandingkan dengan jumlah kunjungan September 2019. Kondisi yang sama juga terjadi jika dibandingkan Agustus 2020 yang turun 5,94%.

Baca Juga: Penataan Kawasan Pulau Rinca Tetap Lindungi Habitat Komodo

"Kalau kita lihat pergerakan ini, recovery di sektor pariwisata masih butuh waktu yang panjang," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam video virtual, Senin (2/11/2020).

Kata dia, penurunan wisman terjadi di hampir seluruh pintu masuk. Baik melalui jalur udara, laut, maupun jalur darat. Adapun, wisman yang berkunjung ke Indonesia melalui pintu masuk udara sebanyak 9,97 ribu kunjungan, pintu masuk laut 48,46 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 95,07 ribu kunjungan.

Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo Ajak Pelaku Usaha Pariwisata Tetap Optimistis

"Dilihat berdasarkan pintu masuk udara, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada September 2020 mengalami penurunan sebesar 98,89% dibanding jumlah kunjungan wisman pada bulan yang sama tahun sebelumnya," bebernya.

Lalu, jumlah kunjungan wisman yang datang melalui pintu masuk laut pada September 2020 mengalami penurunan tajam sebesar 85,21% dibanding September 2019, yaitu dari 327,64 ribu kunjungan menjadi 48,46 ribu kunjungan.

Hal itu juga diikuti pintu masuk darat, jumlah kunjungan wisman pada September 2020 mengalami penurunan sebesar 40,83 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 160,67 ribu kunjungan menjadi 95,07 ribu kunjungan.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement