Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ramai-Ramai Boikot Produk Prancis, Pengusaha Justru Bilang Begini

Giri Hartomo , Jurnalis-Senin, 02 November 2020 |15:44 WIB
Ramai-Ramai Boikot Produk Prancis, Pengusaha Justru Bilang Begini
Boikot Produk Prancis (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Beberapa negara ramai-ramai memboikot produk Prancis menyusul pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap telah menghina Islam sebagai agama yang mengalami krisis. Beberapa kelompok masyarakat Indonesia pun juga melontarkan kecaman dan ajakan untuk memboikot produk Prancis.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo ) Hariyadi Sukamdani mengatakan langkah boikot produk Prancis menurutnya boleh-boleh saja. Namun menurutnya, pemboikotan produk Prancis tidak terlalu berpengaruh bagi Indonesia.

“Tidak pengaruh juga. Tapi ini kan luapan emosi ya boleh saja. Tapi kenyataannya tidak banyak mempengaruhi situasi,” ujarnya saat ditemui di Kantor Apindo, Senin (2/11/2020).

Pasalnya, produk Prancis yang ada di Indonesia tidak terlalu banyak. Bahkan beberapa contoh produk dan makanan yang dijual di Indonesia saja, sangat sedikit masyarakat yang mengetahuinya.

“Enggak banyak juga kan produk Prancis mana saja sih. Ada satu produk misalnya makanan dan minuman misalnya gitu tapi enggak banyak orang tahu juga,” jelasnya.

Lagipula lanjut Hariyadi, saat ini merupakan era keterbukaan di pasar global. Di mana satu perusahaan yang ada di daerah tersebut belum tentu pemiliknya juga berasal dari negara yang sama.

“Dan perusahaan itu pun mungkin perusahaanya dari Prancis tapi pemiliknya global bisa saja pemilik Prancis lebih sedikit global lebih banyak. Jadi menurut saya kurang efektif juga,” katanya.

Memang menurut Hariyadi, dirinya sangat menyayangkan lontaran pernyataan dari Presiden Prancis tersebut. Menurutnya, sebagai Kepala Negara seharusnya pernyataan yang keluar harus proposional dan jangan mengandalkan emosi semata.

“Memang kita protes jelas kepada makron sebagai kepala negara dia melakukan pidato. Di sisi lain juga bisa dipahami juga reaksi berlebihan (Presiden Prancis) terhadap penusukan tidak tepat juga. Jadi seharusnya diambil langka proposional tapi tidak emosional,” jelasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement