JAKARTA - Bertambah lagi korban PHK dan industri yang tutup akibat pandemi Covid-19. Hal ini sangat terasa ketika Indonesia masuk jurang resesi pada kuartal III-2020 setelah ekonominya minus 3,49%.
Sebuah pabrik sepatu di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang harus gulung tikar karena rugi terdampak Covid-19. Akibatnya sebanyak 1.800 karyawan pabrik harus terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK.
Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Disnaker Kabupaten Tangerang, Hendra mengatakan, pihaknya pun sudah menerima laporan mengenai tutupnya pabrik tersebut. Sementara itu, proses PHK akan dilakukan secara bertahap sejak bulan Oktober hingga akhir November 2020.
"Laporan soal PHK sudah masuk kepada kami, dan memang pabrik sepatu itu tutup karena merugi. Untuk PHK itu, sudah dilakukan perusahaan sejak pertengahan Oktober 2020, sampai akhir bulan ini," katanya.
Hendra mengatakan bahwa pabrik sepatu tersebut merupakan merek terkenal dan sudah cukup lama beroperasi di Tangerang. Namun, pandemi Covid-19 membuat pabrik tersebut mengalami penurunan penjualan hingga akhirnya terpaksa tutup karena sudah tidak ada pemasukan.
"Pabriknya yang pasti cukup ternama, tapi karena kondisi yang ada terpaksa tutup," ujarnya.
Baca Selengkapnya: RI Resesi, Pabrik Bangkrut dan Ribuan Buruh di PHK
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.