Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tarif Tol Naik Terus, BPJT: Kenaikan Seharusnya 2 Tahun Sekali

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 11 November 2020 |14:14 WIB
Tarif Tol Naik Terus, BPJT: Kenaikan Seharusnya 2 Tahun Sekali
Tarif Jalan Tol Naik. (Foto: Okezone.com/Jasa Marga)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah menunda beberapa kenaikan tarif ruas tol pada tahun ini. Meskipun jika mengacu pada aturan yang berlaku, beberapa ruas tol tersebut seharusnya mengalami kenaikan tarif.

Ada beberapa ruas tol yang harusnya dinaikan seperti Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang dan Padalarang-Cileunyi yang terakhir disesuaikan 7 Februari 2018. Kemudian ada tol Semarang ABC yang terakhir kali mengalamk penyesuaian pada 5 Junk 2018.

Baca Juga: Siap-Siap, Tarif 4 Ruas Tol Ini Bakal Naik

Lalu ada tol JORR dan Pondok Aren serta Waru-Bandara Juanda yang erakhi kali disesuaikan pada 14 September 2018. Sementara itu, ada juga tol yang harusnya dilakukan penyesuaian pada tahun lalu tapi belum dilakukan, seperti Tol Palimanan-Kanci dan Surabaya - Gempol yang terakhir kali disesuaikan pada November 2017.

Kepala Bagian Umum Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mahbullah Nurdin mengatakan, berdasarkan aturan jika tarif tersebut sudah berlaku dua tahun maka harus dilakukan penyesuaian. Penyesuaian akan dihitung berdasarkan inflasi selama dua tahun.

Baca Juga: Tarif 2 Jalan Tol Naik Rp1.000, Salah Satunya JORR

Adapun aturan tersebut tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan. Dalam UU tersebut, disebutkan penyesuaian tarif jalan tol dilakukan setiap dua tahun sekali

“Sebetulnya yang sudah 2 tahun harusnya penyesuaian tarif,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (11/11/2020).

Menurut Nurdin, jika dilakukan penundaan maka ada beberapa pertimbangan yang dipikirkan pemerintah. Misalnya adalah pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) yang belum terpenuhi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement