Harga Emas Berjangka Meredup Hampir 1% Tertekan Harapan Pemulihan Ekonomi

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 07:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 320 2312745 harga-emas-berjangka-meredup-hampir-1-tertekan-harapan-pemulihan-ekonomi-wXsHfRnvbm.jpg Emas (Shutterstock)

NEW YORK - Harga emas tergelincir hampir 1% pada perdagangan Kamis (19/11/2020) waktu setempat. Hal ini ditengah kemajuan dalam Vaksin Covid-19 mendorong harapan pemulihan ekonomi lebih cepat serta paket stimulus ekonomi kembali dibicarakan.

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (20/11/2020), harga emas di pasar spot turun 0,4% menjadi USD1,863.81 per ons setelah mencapai level terendah sejak 9 November dengan harga USD1.851,83. Emas berjangka AS turun 0,7% ke USD1.861,50.

 Baca juga: Harga Emas Turun Lagi di Tengah Optimisme Vaksin Covid-19

Dolar yang lebih kuat dan ketidakpastian atas ekonomi lebih lanjut stimulus membebani emas, kata Jeffrey Sica, pendiri Investasi Alternatif Circle Squared.

"Meskipun ada antisipasi untuk lebih banyak (stimulus), beberapa orang memilih untuk mengambil untung sampai ada kejelasan lebih lanjut," ujarnya.

Emas cenderung mendapat keuntungan dari stimulus ekonomi sejak itu dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang itu bisa memicu.

 Baca juga: Harga Emas Kembali Turun saat Optimisme Vaksin dan Peningkatan Kasus Covid-19

Optimisme atas kemajuan dalam perkembangan virus corona vaksin, yang mungkin siap untuk otorisasi AS di dalamnya minggu, juga telah merusak daya tarik bullion.

"(Vaksin) menghilangkan beberapa ketidakpastian jangka panjang saat itu menyangkut virus. Jadi meskipun ada kekhawatiran tentang file implikasi jangka pendek dari lonjakan, jangka panjang, orang jauh lebih optimis, mungkin itulah sebabnya kami telah melihatnya dari kemunduran emas, "kata Sica.

Kenaikan tak terduga dalam klaim pengangguran AS baru juga tidak membantu emas. "Kami mengalami benturan ketakutan ini atas COVID-19 saat ini kondisi, dan kemudian kami berharap vaksin datang dalam beberapa bulan, jadi itu seperti menarik pasar kembali dan seterusnya," kata analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff.

Perak turun 1,2% menjadi USD24,02 per ons. Platinum stabil di USD942,78, sementara paladium turun 0,2% menjadi USD2.325,15.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini