Harga Emas Turun Lagi di Tengah Optimisme Vaksin Covid-19

Fakhri Rezy, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 07:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 320 2312100 harga-emas-turun-lagi-di-tengah-optimisme-vaksin-covid-19-twJnewYRWp.jpg Emas (Shutterstock)

NEW YORK - Harga emas turun pada perdagangan Rabu (18/11/2020) waktu setempat. Hal ini dikarenakan optimisme tentang uji coba vaksin Pfizer namun ditekan kenaikan virus Corona dan taruhan untuk lebih lanjut stimulus ekonomi.

Melansir Reuters, Jakarta, Kamis (19/11/2020), harga emas spot turun 0,3% ke USD1.872,38 per ons. Sementara itu emas berjangka AS menetap 0,6% ke USD1.873,9.

 Baca juga: Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp975.000/Gram

"Peluncuran pengembangan vaksin positif berkurang iming-iming emas sebagai tempat berlindung yang aman. (Meskipun) sepertinya masih masuk rentang perdagangan, pergerakan besar ke atas tampaknya akan selesai untuk saat ini, " kata analis ED&F Man Capital Markets, Edward Meir.

Produsen obat AS Pfizer Inc mengatakan itu akan diterapkan untuk otorisasi AS darurat setelah hasil akhir dari itu uji coba vaksin menunjukkan tingkat keberhasilan 95% dengan dua bulan data keamanan.

 Baca juga: Harga Emas Antam Turun Lagi Nih

"(Vaksin) tampaknya berkembang pesat dan memang ada beberapa lainnya juga sedang dalam proses ... yang akan membantu ekonomi global pulih dan menjadi bearish bersih untuk emas. Tapi di Sementara itu, fakta bahwa kita belum keluar dari hutan dan membutuhkan lebih banyak stimulus tampaknya menawarkan beberapa dukungan, "kata Meir.

Emas, dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan mata uang penurunan nilai, telah naik 24% tahun ini, mendapat manfaat dari masif stimulus global dan suku bunga mendekati nol.

"Perlu diingat bahwa pendorong arus investasi menjadi logam mulia pada akhirnya bersumber dari yang kuat impuls lebih rendah dalam tingkat riil, "TD Securities mengatakan dalam sebuah catatan.

"Upaya lanjutan Federal Reserve AS untuk memicu ekspektasi inflasi yang lebih tinggi akan menekan tarif riil lebih dalam ke wilayah negatif. Ini akan terus mendorong investasi selera untuk logam mulia, karena modal berusaha melindungi dirinya sendiri dari tingkat riil yang semakin negatif," tambahnya.

Sementara itu, perak turun 0,5% menjadi USD24,34 per ons, paladium naik 1,3% menjadi USD2,348.78. Platinum naik 1,9% menjadi USD942,53.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini