NEW YORK - Harga emas tergelincir hampir 1% pada perdagangan Kamis (19/11/2020) waktu setempat. Hal ini ditengah kemajuan dalam Vaksin Covid-19 mendorong harapan pemulihan ekonomi lebih cepat serta paket stimulus ekonomi kembali dibicarakan.
Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (20/11/2020), harga emas di pasar spot turun 0,4% menjadi USD1,863.81 per ons setelah mencapai level terendah sejak 9 November dengan harga USD1.851,83. Emas berjangka AS turun 0,7% ke USD1.861,50.
Baca juga: Harga Emas Turun Lagi di Tengah Optimisme Vaksin Covid-19
Dolar yang lebih kuat dan ketidakpastian atas ekonomi lebih lanjut stimulus membebani emas, kata Jeffrey Sica, pendiri Investasi Alternatif Circle Squared.
"Meskipun ada antisipasi untuk lebih banyak (stimulus), beberapa orang memilih untuk mengambil untung sampai ada kejelasan lebih lanjut," ujarnya.
Emas cenderung mendapat keuntungan dari stimulus ekonomi sejak itu dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang itu bisa memicu.
Baca juga: Harga Emas Kembali Turun saat Optimisme Vaksin dan Peningkatan Kasus Covid-19
Optimisme atas kemajuan dalam perkembangan virus corona vaksin, yang mungkin siap untuk otorisasi AS di dalamnya minggu, juga telah merusak daya tarik bullion.