Neraca Pembayaran Kuartal III Surplus USD2,1 Miliar

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 13:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 320 2312976 neraca-pembayaran-kuartal-iii-surplus-usd2-1-miliar-XlnmiHL5r3.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

Sedangkan defisit neraca pendapatan primer meningkat, terutama didorong oleh pembayaran imbal hasil atas investasi langsung yang meningkat.

Onny menuturkan transaksi modal dan finansial pada triwulan III 2020 mencatat surplus, di tengah penyesuaian aliran modal karena meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Transaksi modal dan finansial kembali mencatat surplus sebesar USD1,0 miliar (0,4% terhadap PDB), setelah mengalami surplus sebesar USD10,6 miliar (4,3% terhadap PDB) pada triwulan sebelumnya.

"Surplus tersebut ditopang oleh aliran masuk investasi langsung dan neto investasi lainnya, di tengah penyesuaian investasi portofolio seiring ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat" kata dia. Aliran masuk investasi langsung tetap terjaga sejalan dengan ekonomi domestik yang membaik.

Transaksi investasi lainnya mengalami surplus didorong oleh penarikan pinjaman Pemerintah dalam rangka mendukung pembiayaan penanganan COVID-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta penarikan simpanan sektor swasta di luar negeri, sejalan dengan kebutuhan pembayaran pinjaman luar negeri.

Sementara itu, investasi portofolio mencatat net outflows sebesar USD1,9 miliar, setelah mencatat net inflows sebesar USD9,8 miliar pada triwulan sebelumnya.

Dengan langkah stabilisasi dan penguatan bauran kebijakan Bank Indonesia, dan berkoordinasi erat dengan Pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), aliran masuk modal asing ke pasar keuangan domestik tetap terjaga.

Ke depan, Bank Indonesia senantiasa mencermati dinamika perekonomian global yang dapat memengaruhi prospek NPI dan terus memperkuat bauran kebijakan guna menjaga stabilitas perekonomian, serta memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas terkait guna memperkuat ketahanan sektor eksternal.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini