KaIau sektor Pertanian, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan melambat, dari 1,2% (yoy) menjadi 0,8% (yoy) pada Oktober 2020, terutama kredit yang disalurkan untuk subsektor Perkebunan Kelapa Sawit di Sumatera Utara dan Kalimantan Timur. Sementara itu, Kl sektor PHR pada Oktober 2020 tumbuh sebesar -1,9% (yoy), turun lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya (-1,6%, yoy), khususnya pada perdagangan besar bahan bakar di DKI Jakarta dan Jawa Tengah.
Menurut Junanto, pertumbuhan Kredit Konsumsi (KK) pada Oktober 2020 melambat, dari 0,8% (yoy) pada bulan September 2020 menjadi 0,1% (yoy), disebabkan oleh perlambatan pada kredit KKB serta kredit multiguna.
Sementara itu, KMK masih melanjutkan pertumbuhan negatifnya meski tidak sedalam periode sebelumnya, dari -3,1% (yoy) pada September menjadi sebesar -2,7% (yoy) pada Oktober 2020, terutama pada sektor Industri Pengolahan dan sektor PHR. KMK sektor Industri Pengolahan pada Oktober 2020 tumbuh negatif sebesar -1,0% (yoy), tidak sedalam bulan sebelumnya (-1,7%, yoy).
"Perbaikan tersebut terutama terjadi pada kredit Industri Pupuk. Sementara, KMK sektor PHR juga tumbuh negatif, sebesar -4,8%(yoy), tidak sedalam pertumbuhan bulan September 2020 sebesar -5,5% (yoy), terutama bersumber dari perbaikan KMK subsektor Perdagangan eceran makanan, minuman, dan tembakau," beber dia.
(Fakhri Rezy)