Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kiprah 9 Tahun OJK, Porsi Investor Lokal 61% Bukti Inklusi Keuangan Terjaga

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis-Kamis, 03 Desember 2020 |20:48 WIB
Kiprah 9 Tahun OJK, Porsi Investor Lokal 61% Bukti Inklusi Keuangan Terjaga
Foto: Dok OJK
A
A
A

JAKARTA - Keberadaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama 9 tahun terakhir dinilai memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi. Hal ini didasari oleh upaya OJK yang secara signifikan meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.

Program peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat terus dilakukan oleh OJK secara berkelanjutan. OJK juga mendorong peningkatan akses masyarakat terhadap Industri Jasa Keuangan, khususnya layanan jasa keuangan yang menyentuh lapisan masyarakat khususnya di daerah remote area yaitu Layanan Keuangan Bank Tanpa Kantor Laku Pandai. OJK juga terus melakukan berbagai kegiatan edukasi jasa keuangan.

Ekonom Policy Center ILUNI UI Fakhrul Fulvian mengatakan, kenaikan ini terlihat dari sejumlah indikator di berbagai instrumen investasi. Dia mencontohkan, sejak beberapa tahun terakhir, investor dalam negeri yang membeli saham dan obligasi meningkat.

Peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat juga mendorong peningkatan investor domestik di pasar saham. Sehingga, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak lagi bergantung kepada investor asing. Porsi investor lokal di pasar keuangan menjadi sekitar 61%.

“Dulu setiap investor asing keluar, Rupiah selalu melemah dan IHSG juga akan melemah.Namun, saat ini ini tidak lagi,” jelas Fakhrul Fulvian dalam Forum Diskusi Salemba Policy Center ILUNI UI dengan tema “9 Tahun Peran Otoritas Jasa Keuangan dalam Menjaga Inklusi Jasa Keuangan Indonesia”, Kamis (3/12/ 2020).

 Di tempat terpisah, kendati telah mencapai kinerja yang positif namun Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso juga tetap menghimbau dan meminta semua pegawai OJK untuk terus bekerja keras dan menjaga integritas guna menjadikan OJK sebagai lembaga yang kredibel dan bermanfaat bagi pelaku industri jasa keuangan dan masyarakat di usianya yang mencapai 9 tahun.

 “OJK harus mendayagunakan soliditas internal untuk meningkatkan bakti dan kontribusi OJK bagi kemajuan sektor jasa keuangan Indonesia dan pemulihan ekonomi nasional,” kata Wimboh saat perayaan HUT ke-9 OJK yang digelar secara virtual di Jakarta, dan diikuti seluruh pegawai OJK di seluruh Indonesia, Minggu, 22 November 2020.

 CM

(Yaomi Suhayatmi)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement