53 Emiten Belum Sampaikan Laporan Keuangan, dari ARGO hingga VIVA

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 08 Desember 2020 09:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 08 278 2323577 53-emiten-belum-sampaikan-laporan-keuangan-dari-argo-hingga-viva-onIgfA1aWt.jpg Akuntan (Shutterstock)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan daftar perusahaan tercatat penyampaian laporan keuangan yang berakhir per 30 September 2020. Terdapat 814 total perusahaan tercatat di bursa, dimana 695 perusahaan di antaranya perusahaan yang mencatatkan saham dan wajib menyampaikan laporan keuangan.

Berdasarkan pemantauan bursa hingga 30 November 2020, total perusahaan tercatat yang telah menyampaikan laporan keuangan tepat waktu sebanyak 634 perusahaan. Adapun rinciannya 627 perusahaan tercatat telah menyampaikan laporan keuangan interim yang berakhir per September 2020, satu perusahaan tercatat berbeda tahun buku yaitu Januari untuk Laporan Keuangan Interim per 31 Juli 2020, empat perusahaan tercatat berbeda tahun buku yaitu Maret untuk Laporan Keuangan Interim per 30 September 2020 dan dua perusahaan tercatat berbeda tahun buku yaitu Juni untuk Laporan Keuangan Tahunan (Diaudit).

 Baca juga: OJK Kembali Buka Layanan Penawaran Saham

Sementara itu, terdapat 69 total perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan dengan rincian 52 perusahaan tercatat belum menyampaikan Laporan Keuangan Interim yang berakhir per 30 September 2020 dan dikenakan Peringatan Tertulis I. Kemudian, satu perusahaan tercatat terlambat menyampaikan rencana audit oleh Akuntan Publik (dikenakan Peringatan Tertulis I), 10 perusahaan tercatat akan menyampaikan Laporan Keuangan Interim per 30 September 2020 yang ditelaah secara terbatas oleh Akuntan Publik.

Lalu, lima perusahaan tercatat akan menyampaikan Laporan Keuangan Interim per 30 September 2020 yang diaudit oleh Akuntan Publik dan satu perusahaan tercatat berbeda tahun buku yaitu Juni belum menyampaikan Laporan Keuangan Interim (dikenakan Peringatan Tertulis I).

 Baca juga; 6 Fakta Pasar Modal Indonesia Berada di Jalur Positif

Kemudian, terdapat 111 emisi tercatat di bursa yang tidak wajib menyampaikan laporan keuangan, dengan rincian; lima perusahaan tercatat di Papan Akselerasi, 49 perusahaan tercatat yang hanya mencatatkan Obligasi dan Sukuk, 46 Reksa Dana KIK (ETF), 3 DIRE KIK, 1 DINFRA, 5 EBA KIK, 1 Obligasi dan EBA SP dan 1 DJPPR.

Berikut daftar perusahaan tercatat hingga Tanggal 30 November 2020 belum menyampaikan laporan keuangan interim Per 30 September 2020 dan dikenakan peringatan tertulis I:

1. ARGO PT Argo Pantes Tbk.

2. ARMY PT Armidian Karyatama Tbk.

3. ARTA PT Arthavest Tbk.

4. ATIC PT Anabatic Technologies Tbk.

5. AYLS PT Agro Yasa Lestari Tbk. (AYLS belum menyampaikan rencana audit pada 30 November 2020)

6. BBRM PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk.

7. BEEF PT Estika Tata Tiara Tbk.

8. BOSS PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk.

9. BTEL PT Bakrie Telecom Tbk.

10. CBMF PT Cahaya Bintang Medan Tbk.

11. CNKO PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk.

12. COWL PT Cowell Development Tbk.

13. CPRI PT Capri Nusa Satu Properti Tbk.

14. DEAL PT Dewata Freight International Tbk.

15. ELTY PT Bakrieland Development Tbk.

16. ENVY PT Envy Technologies Indonesia Tbk.

17. EPAC PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk.

18. ETWA PT Eterindo Wahanatama Tbk.

19. FINN PT First Indo American Leasing Tbk.

20. GOLL PT Golden Plantation Tbk

21. GTBO PT Garda Tujuh Buana Tbk.

22. HOMI PT Grand House Mulia Tbk

23. IATA PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk.

24. INDX PT Tanah Laut Tbk.

25. JGLE PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk.

26. JSKY PT Sky Energy Indonesia Tbk.

27. KBRI PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk.

28. KPAL PT Steadfast Marine Tbk.

29. KRAH PT Grand Kartech Tbk.

30. LAND PT Trimitra Propertindo Tbk.

31. LRNA PT Eka Sari Lorena Transport Tbk.

32. MABA PT Marga Abhinaya Abadi Tbk.

33. MDIA PT Intermedia Capital Tbk.

34. MDLN PT Modernland Realty Tbk.

35. MRAT PT Mustika Ratu Tbk.

36. MTRA PT Mitra Pemuda Tbk.

37. MYRX PT Hanson International Tbk.

38. NIPS PT Nipress Tbk.

39. NUSA PT Sinergi Megah Internusa Tbk.

40. PLAS PT Polaris Investama Tbk.

41. POLU PT Golden Flower Tbk.

42. PRAS PT Prima Alloy Steel Universal Tbk.

43. PSAB PT J Resources Asia Pasifik Tbk.

44. RIMO PT Rimo International Lestari Tbk.

45. ROCK PT Rockfield Properti Indonesia Tbk.

46. SIMA PT Siwani Makmur Tbk.

47. SKYB PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk. Tbk.

48. SUGI PT Sugih Energy Tbk.

49. TELE PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk.

50. TRAM PT Trada Alam Minera Tbk.

51. UNIT PT Nusantara Inti Corpora Tbk.

52. UNSP PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.

53. VIVA PT Visi Media Asia Tbk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini