Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta Vaksin Sinovac Tiba di Tanah Air, Presiden Siap Disuntik Duluan

Reza Andrafirdaus , Jurnalis-Sabtu, 12 Desember 2020 |09:40 WIB
6 Fakta Vaksin Sinovac Tiba di Tanah Air, Presiden Siap Disuntik Duluan
Vaksin Covid-19 (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

4. Tenaga Kesehatan Diprioritaskan

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan, sesuai rekomendasi ITAGI dan SAGE apabila ketersediaan vaksin terbatas di tahap awal maka target sasaran adalah kelompok berisiko. Dalam hal ini tenaga kesehatan beserta tenaga penunjang yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

"Untuk itu, tahap pertama vaksinasi dilakukan terhadap tenaga kesehatan di Jawa dan Bali. Tahap selanjutnya untuk tenaga kesehatan di luar Jawa dan Bali," kata Menkes Terawan dalam keterangan resminya.

5. TNI dan Polri juga Didahulukan

Aparat Kepolisian dan Tentara Republik Indonesia (TNI) pun termasuk yang akan mendapatkan injeksi vaksin covid-19 terlebih dahulu. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sekaligus Menteri Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto di Jakarta.

Menurut Airlangga, prioritas ini sesuai dengan instruksi dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo sekaligus mengikuti standar World Health Organization (WHO).

6. Pedagang Pasar Ikut Disuntik

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menko PMK Muhadjir Effendy menyebut pedagang pasar masuk dalam prioritas penerima vaksin Covid-19. Prioritas ini dikelompokkan dari orang yang paling rentan terpapar Covid-19.

"Kelompok berisiko tinggi, yaitu kelompok pekerja, termasuk pedagang pasar, pelayan toko, pramuniaga, dan mereka yang bekerja di sektor-sektor perusahaan industri," kata Muhadjir dalam konferensi pers resminya.



(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement