Wishnutama Singgung Besarnya Masyarakat RI yang Piknik ke Luar Negeri

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 16 Desember 2020 20:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 320 2328988 wishnutama-singgung-besarnya-masyarakat-ri-yang-piknik-ke-luar-negeri-xPGCoKRmhg.jpg Menparekraf Wishnutama (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyiapkan strategi khusus untuk mendongkrak kembali sektor pariwisata. Misalnya adalah dengan fokus dalam menangkap wisatawan dalam negeri.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan jumlah wisatawan domestik Indonesia menjadi salah satu pasar potensial. Bahkan, jumlah penumpang pesawat 80% di antaranya merupakan wisatawan domestik sedangkan sisanya merupakan internasional.

Baca Juga: Adu Strategi Majukan Pariwisata Sulteng, Bikin Festival Karang hingga Bangun Koneksi

"Sementara border belum dibuka, kita fokuskan ke wisatawan nusantara. Bicara domestik 80% Penerbangan Kita merupakan wisatawan domestik," ujarnya dalam acara penandatanganan MoU Virtual, Rabu (16/12/2020).

Wishnutama menambahkan, dari jumlah wisatawan domestik yang menggunakan pesawat ini, sebagian besar justru bepergian ke luar negeri. Berdasarkan data yang dimilikinya, ada sekitar 303 juta perjalanan dari Indonesia ke luar negeri pada tahun lalu.

Baca Juga: Yogyakarta Integrasikan Potensi Wisata Giwangan

Sementara itu dampak ekonominya juga cukup besar karena mencapai Rp300 triliun. Menurut Wishnutama, harusnya hal ini bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha khususnya maskapai.

"Ini adalah opportunity yang belum diulik. Wisatawan Indonesia yang keluar negeri spending billion dollar overseas justru jadi tantangan kita untuk dapat captur potensi market ini," jelasnya.

Oleh karena itu lanjut Wishnutama, kepada para pelaku industri penerbangan dan pariwisata lainnya jangan menyerah meskipun pintu wisatawan mancanegara belum bisa dibuka oleh pemerintah. Menurutnya, ada ikan besar yang harus bisa dipikirkan dan dimanfaatkan.

"Jadi jangan putus asa dulu, border belum dibuka, ini ada ikan besar yang belum kita pikirkan. jangan cuma hitung wisatawan domestik tahun lalu. Sama-sama kita cari jalan agar potensi ini kita tarik ke Indonesia," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini