Menurutnya, Bank Syariah Muhammadiyah adalah keniscayaan yang harus diwujudkan. Sebab, pihaknya menilai bank tersebut akan mampu berperan sebagai pusat keuangan Muhammadiyah dalam mengembangkan perekonomian nasional.
Arifuddin meyakini hal itu akan mendorong pemaknaan ekonomi sebagai pilar ketiga Muhammadiyah yang telah dicanangkan dalam Muktamar ke-47 di Makassar pada 2015 lalu.
PP Muhammadiyah secara khusus belum mewacanakan akan membangun bank syariahnya sendiri. Baru-baru ini PP Muhammadiyah hanya menyatakan ingin segera menarik dana amal usaha dan persyarikatan yang selama ini ditempatkan di BSI.
Pada konferensi pers Selasa (22/12/2020), Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto mengatakan penarikan tersebut dilakukan karena BSI tidak optimal dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang memiliki spirit Alquran yang dijalani oleh Muhammadiyah.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.