Presiden Jokowi Minta Sandiaga Fokus Percepat 5 Destinasi Wisata Prioritas

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 28 Desember 2020 07:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 320 2334720 presiden-jokowi-minta-sandiaga-fokus-percepat-5-destinasi-wisata-prioritas-PG0Il6lmzP.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno gerak cepat memulihkan pariwisata Indonesia yang terdampak pandemi virus corona. Dirinya pun melakukan kunjungan kerja perdana ke Bali.

Sandiaga menyebut pelaku Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Bali menjadi tolak ukur untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah Pandemi Covid-19. Sandi yakin dengan segala kesiapan destinasi wisata dan ekonomi kreatif bisa bangkit dari keterpurukan ekonomi sekaligus contoh untuk daerah lain di tanah air.

Baca Juga: Tugas Menko Luhut ke Sandiaga Uno: Tarik Investor dan Wisatawan ke Indonesia

“Saya baru saja di lantik sebagai Menparekraf dan saya langsung gercep (gerak cepat) untuk Karena Bali merupakan tulang punggung wisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” kata Sandiaga, dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/12/2020).

Sandiaga mengaku memiliki tugas khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk fokus pada 5 destinasi super prioritas. Dirinya ingin Bali jadi contoh bagi 5 destinasi super prioritas tersebut untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Bertemu Menko Luhut di Bali, Bahas Apa?

“Bapak presiden Jokowi minta saya fokus di lima destinasi super prioritas. Tapi lima destinasi super prioritas ini justru harus belajar dari Bali, karena Bali sebagai Word class. Jadi kalau mau mengembangkan itu, kita harus belajar dari segala aspek penyiapan tujuan wisata dari Bali. Semuanya ingin Bali menjadi rujukan utama,” ujarnya.

Menurut Sandiaga, rakyat Indonesia sudah sangat kangen dengan destinasi di Bali yang maha kaya. Dia berharap keunikan Bali bisa menjadi contoh daerah lain agar bangkit dari keterpurukan ekonomi,

“Apalagi 270 juta rakyat Indonesia nih sudah kangen berat dengan Bali. Sudah 9 bulan lebih (pandemi Covid-19). Dan kita berharap keunikan Bali yang tidak tergantikan ini kesuksesan Bali yang perlu kita contoh ini, mudah-mudahan negeri kita ini bisa dilindungi untuk kebangkitan dan kepulihan pariwisata dan ekonomi Bali dan Indonesia,” jelasnya.

Dirinya mempunyai program jangka untuk membangkitkan perekonomian di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya adalah dengan memperluas dana hibah untuk para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Untuk jangka pendek ini adalah memperluas dana hibah meliputi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif diluar hotel dan restoran. Dan mencakup banyak elemen ekonomi kreatif,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini