Jack Ma Menghilang Setelah Kritik Pemerintah China, Salah?

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Selasa 05 Januari 2021 04:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 455 2338675 jack-ma-menghilang-setelah-kritik-pemerintah-china-salah-H24nfDN9zb.jpg Jack Ma (Foto: CNBC)

JAKARTA - Miliarder China Jack Ma menghilang usai mengkritik pemerintah China. Bahkan, hilangnya Jack Ma dikabarkan sudah sejak bulan Oktober 2020. Bahkan, sosial media milik Jack Ma pun nampak tidak ter-update sejak bulan tersebut.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet turut menanggapi kejadian tersebut. Dia mengatakan bahwa apa yang menimpa Jack Ma berkaitan dengan kritiknya terhadap pemerintahan China.

"Sebenarnya kalau melihat dari apa yang dikritikkan, bukanlah sesuatu yang sangat radikal, Jack Ma mendorong adanya perubahan regulasi yang intinya mendukung perusahaan agar bisa berinovasi dan tumbuh," ujar Yusuf saat dihubungi MNC News Portal di Jakarta, Senin (4/1/2021).

Namun memang harus diakui bahwa China menganut sistem pemerintahan semi sosialis dimana memang ada aturan-aturan strict yang melarang warganya untuk menyampaikan kritik pada level tertentu. Hal ini bukanlah sesuatu yang baru, nilai-nilai demokratis tidak bisa sepenuhnya dilihat di China.

"Adapun pelajaran yang bisa kita dapatkan dari kasus Jack Ma. Sebenarnya kritik terhadap pemerintah itu merupakan hal yang lumrah. Dalam konteks Jack Ma, justru kritik ini disampaikan untuk mendorong perekonomian China yang lebih baik," ungkapnya.

Baca Selengkapnya: Jack Ma Hilang Bak Ditelan Bumi, Ini Pelajaran yang Bisa Dipetik

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini