Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani Sesalkan Pekerja Perempuan Dibayar Lebih Rendah dari Laki-Laki

Rina Anggraeni , Jurnalis-Selasa, 05 Januari 2021 |11:28 WIB
Sri Mulyani Sesalkan Pekerja Perempuan Dibayar Lebih Rendah dari Laki-Laki
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memiliki banyak aspek yang perlu ditingkatkan, utamnya partisipasi perempuan, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Lantaran masih banyak upah peremuan dibayar kecil dibandingkan pria.

"Kalau dihitung dari sisi jumlah upahnya, untuk pekerjaan sama, perempuan dibayar lebih rendah dari laki-laki,” ujar Menkeu dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (5/1/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Menatap 2021 dengan Penuh Optimisme

Menurutnya, dampak pandemi Covid-19 bagi perempuan jauh lebih berat. Perempuan, khususnya kelompok tenaga kerja, dihadapkan pada beban ganda selama di bekerja dari rumah alias work from home (WFH).

"Mereka perempuan harus menghadapi WFH dengan tetap mengurusi pekerjaan rumah, membantu anak-anak sekolah melalui Internet. Ini tidak pernah dilakukan sebelumnya, karena beban mereka sangat banyak," jelasnya.

Baca Juga: Peran Penting APBN saat Covid-19, Sri Mulyani: Untuk Merawat Rakyat

Lalu, konstribusi perempuan juga tampak di bidang UMKM. Dari data yang jadi acuan Sri Mulyani, sebesar 53,7 UMKM dimiliki perempuan.

Hal ini, berkonstribusi pada pencapaian Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 61% , investasi 60% dan ekspor 14,4%.

"Kekuatan inilah yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement