Rekening Pengumpul Dana Bantuan FPI Uangnya Ludes, Begini Tanggapan BCA

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 06 Januari 2021 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 278 2339842 rekening-pengumpul-dana-bantuan-fpi-uangnya-ludes-begini-tanggapan-bca-Nz8JS0gNM4.jpg Rekening (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Penggiat sosial Gani Irvan akan melaporkan kasus penipuan yang dilakukan "BCA Palsu" terhadap rekening tabungannya. Alhasil, uang yang ada di dalam rekeningnya ludes dan hanya disisakan Rp2.000.

Menanggapi hal itu, Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F Haryn mengimbau kepada nasabah untuk senantiasa berhati-hati dan senantiasa melakukan verifikasi informasi untuk menghindari tindak kejahatan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Nasabah BCA dapat menghubungi contact center Halo BCA melalui nomor 1500888 untuk melakukan verifikasi informasi dan customer service kami siap melayani pertanyaan nasabah selama 24 jam," kata Hera kepada Okezone, Rabu (6/1/2021).

Baca Juga: Rekening Diblokir, FPI: Uang Itu untuk Dana Kemanusiaan 

Menurut dia, untuk menghindari berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan bank atau pihak lainnya, diimbau kepada nasabah untuk tak menunggah informasi pribadi ke media sosial.

"Waspadai Telepon, chat, SMS atau email yang mencurigakan dan mengecek ulang semua informasi yang didapat," ujarnya.

Selain itu, nasabah dapat menghubungi BCA melalui WhatsApp Bank BCA. Kata dia, sebelum memulai chat di official WhatsApp Bank BCA, pastikan nomor WhatsApp Bank BCA adalah 0811-1500-998 dan ada logo centang warna hijau saat membuka aplikasi WhatsApp Bank BCA.

"Jangan lupa, ketik #HaloBCA untuk memulai chat dan akan segera dijawab oleh Customer Service Halo BCA," kata dia.

Tak hanya itu, Halo BCA juga bisa diakses melalui webchat di bca.co.id, Twitter dengan mention langsung ke @halobca, atau bisa langsung mengirimkan email ke [email protected]

"Selain itu, Anda juga bisa menanyakan produk dan layanan BCA serta pengaduan masalah perbankan langsung dengan menelepon Halo BCA melalui nomor 1500888," kata dia.

Seperti diketahui, Irvan Gani yang menjadi pengumpul dana bantuan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) yang ditembak mati Polda Metro Jaya kembali ramai dibicarakan. Setelah rekening BCA yang digunakan untuk mengumpulkan dana Bantuan diblokir, kini Gani tertipu dengan 'BCA palsu'.

Peristiwa itu terjadi ketika Irvan ngin menanyakan kepada BCA terkait rekeningnya yang terblokir. Dia menghubungi Halo BCA dan melakukan percakapan melalui via Whatsapp.

"Saya sudah daring dan ke cabang BLM dapat informasi terkait rekening 5055001372 a.n Irvan Gani," tulis Irvan dikutip dari screenshoot atau layar tangkap yang diunggah Irvan melalui akun Twitternya @ghanieierfan, Selasa (5/1/2020).

Namun tiba tiba, dalam chat tersebut, dana di rekening Irvan sudah terkuras dan hanya tersisa sekitar Rp2.000. Dia pun merasa tertipu dan menuliskan kembali cuitanya. "Saya terjebak dalam komunikasi dg halo bca palsu akhirnya Dana terkuras saat panik, jangan gegabah ukur tindakan," jelas Irvan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini