Sementara itu, dia mengatakan, kenaikan IHSG hari ini disebabkan aksi jual yang dilakukan oleh investor lokal yang ditampung oleh investor asing. Investor asing mencatatkan net buy atau beli besar sekitar Rp2,5 triliun.
"Ini suatu hal yang positif. Asing sendiri hari ini masuknya Rp2,5 triliun. Jadi sangat biasa kalau IHSG mencatat rekor tertingginya kembali di masa pandemi ini karena asing masuk. Hal ini juga pasti sejalan dengan program sekarang di mana semua orang menyarankan untuk menukarkan uangnya ditukarkan ke saham. Jadi ada banyak dana segar yang masuk ke bursa saham," ujarnya pada closing market IDX Channel.
Baca Juga: IHSG Sesi I Melonjak ke Level 6.338
Menurut dia, pemberlakuan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali mulai 11 Januari hingga 25 Januari 2021 tidak berpengaruh terhadap IHSG.
"Jadi ini gabungan sentimen yang membuat IHSG memecahkan rekor tertingginya dibandingkan 2020 lalu. Tentu kita sambut positif di bursa saham," ungkapnya.
(Feby Novalius)