Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha dari Perdagangan hingga Real Estate Mulai Bangkit

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Rabu 13 Januari 2021 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 320 2343559 survei-bi-kegiatan-dunia-usaha-dari-perdagangan-hingga-real-estate-mulai-bangkit-27Zgx4wTp8.jpeg Kegiatan Dunia Usaha Mulai Bangkit. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia mengungkapkan Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha pada triwulan IV-2020. Hasilnya mengindikasikan bahwa kegiatan dunia usaha membaik meskipun masih dalam fase kontraksi.

Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pada triwulan IV 2020 sebesar minus 3,90%, membaik dari minus 5,97% pada triwulan III-2020.

Baca Juga: Masih Minus, Survei Penjualan Eceran Membaik di November 2020

Adapun perbaikan kegiatan usaha didorong oleh kinerja sejumlah sektor yang tumbuh positif, yaitu sektor Pengangkutan dan Komunikasi, Keuangan, Real Estate dan Jasa Perusahaan, Listrik, Gas dan Air Bersih, serta Jasa-jasa.

"Selain itu, sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran, sektor Industri Pengolahan dan sektor Konstruksi terindikasi membaik," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, di Jakarta, Rabu (13/1/2021). 

Baca Juga: Keyakinan Konsumen Meningkat di Desember, Ini Buktinya

Perbaikan kondisi kegiatan usaha didukung oleh permintaan yang meningkat saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan tahun baru, ketersediaan bahan baku produksi, dan peningkatan jumlah pelanggan baru di subsektor listrik.

Sejalan dengan perkembangan SKDU, survei penggunaan tenaga kerja dan kondisi keuangan dunia usaha membaik pada triwulan IV 2020, dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

"Sementara itu, kapasitas produksi terpakai mencapai 71,96% pada triwulan IV 2020, cenderung stabil dibandingkan dengan capaian pada triwulan sebelumnya," tukasnya.

Pada triwulan I 2021, lanjut dia, responden memprakirakan kegiatan usaha akan mencatat kinerja positif dengan SBT sebesar 7,68%.

Berdasarkan sektor ekonomi, peningkatan diperkirakan terjadi pada seluruh sektor ekonomi, terutama sektor Keuangan, sektor Real Estate & Jasa Perusahaan, serta sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini