Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kondisi Keuangan Perusahaan Mulai Tumbuh pada Kuartal IV-2020

Kunthi Fahmar Shandy , Jurnalis-Rabu, 13 Januari 2021 |11:00 WIB
Kondisi Keuangan Perusahaan Mulai Tumbuh pada Kuartal IV-2020
Kondisi Keuangan Perusahaan Mulai Membaik. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia menyatakan kondisi keuangan perusahaan menunjukkan perbaikan pada triwulan IV-2020 sejalan dengan membaiknya kegiatan usaha.

Berdasarkan kondisi likuiditasnya, Saldo Bersih (SB) likuiditas perusahaan pada triwulan IV-2020 mencatat kinerja positif sebesar 8,59%, setelah konsisten mencatat penurunan sejak triwulan II-2020.

Baca Juga: Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha dari Perdagangan hingga Real Estate Mulai Bangkit

"Responden Survei Kegiatan Dunia Usaha yang menjawab kondisi pikuiditas perusahaan dalam kondisi baik sebesar 22,70% meningkat dari triwulan sebelumnya sebesar 17,73%," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di jakarta rabu.

Adapun 14,10% responden menjawab kondisi likuiditas buruk pada triwulan IV-2020, menurun dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 20,56%.

Baca Juga: Keyakinan Konsumen Meningkat di Desember, Ini Buktinya

Responden yang menjawab kondisi rentabilitas memburuk dari 23,52% pada triwulan III-2020 menjadi 17,09% pada triwulan IV-2020.

"Sementara itu, responden menilai akses kredit perbankan pada triwulan IV-2020 relatif sama dibandingkan triwulan sebelumnya. SB akses kredit pada triwulan IV-2020 sebesar -6,07%, dari sebelumnya sebesar SB -5,96% pada triwulan III-2020," jelas Erwin.

Namun, responden yang menjawab bahwa akses kredit selama 3 bulan terakhir lebih sulit tercatat sebesar 10,52%, menurun dari triwulan sebelumnya sebesar 12,40%. 

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement