Harga Mahal, Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan 3 Hari

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 19 Januari 2021 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 19 320 2347191 harga-mahal-pedagang-daging-sapi-mogok-jualan-3-hari-Ogwjl1Cz5r.jpg Daging Sapi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kenaikan harga daging dan sapi hidup dari Australia mengakibatkan kenaikan harga daging di Indonesia khususnya Jakarta. Alhasil, Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) akan menggelar aksi mogok berjualan selama 3 hari mulai Rabu 20 Januari 2021 hingga Jumat 22 Januari 2021.

Plt Kadis KPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati membenarnya rencana tersebut. Namun, dia berharap, pedagang para pedagang tidak jadi menggelar aksi tersebut.

"Karena kasihan para pelaku usaha kecil yang menggantungkan bahan baku daging sapi seperti penjual bakso," ujar Eliawati dalam keterangannya, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga: Pedagang Mogok Jualan, Jangan Kaget Besok Daging Menghilang di Pasaran 

Saat ini, APDI telah menggelar pertemuan dengan Kemendag agar pedagang membatalkan rencana mogok berjualan tersebut.

"Namun jika aksi mogok tersebut benar-benar terjadi kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka alternatif penyediaan daging sapi beku," imbuh dia.

Menurut dia, PD Dharma Jaya menyimpan stok daging sapi beku di Jakarta di Bulog DKI Jakarta, Banten. "Importir cukup untuk mencukupi kebutuhan daging sapi saat aksi mogok terjadi," lanjut Eliawati.

Eliawati memastikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Ketahanan Pangan Kementan, DPPKUKM DKI Jakarta, Bulog DKI Jakarta Banten, PD. Dharma Jaya dan Perumda Pasar Jaya untuk kemungkinan dilakukan Operasi Pasar (OP) daging sapi beku.

"Namun ini alternatif terakhir Pemprov akan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait agar aksi mogok tidak terjadi jelas," ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini