JAKARTA - Kenaikan harga daging dan sapi hidup dari Australia mengakibatkan kenaikan harga daging di Indonesia khususnya Jakarta. Alhasil, Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) akan menggelar aksi mogok berjualan selama 3 hari mulai Rabu 20 Januari 2021 hingga Jumat 22 Januari 2021.
Lalu, bagaimana komentar netizen ihwal kenaikan harga daging sapi tersebut. Dirangkum dari linimasa Twitter, sejumlah warganet menanggapi beragam soal permasalahan tersebut.
Baca juga: Harga Mahal, Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan 3 Hari
Ada netizen dengan akun Twitter @tinoiswara mengaku tak ambil pusing dengan langkah para pedagang tersebut. Dia akan memakan sayuran untuk menggantinya tak makan daging.
"Ga punya daging sapi...saya makan sayur aja," tulis akun Twitter @tinoiswara yang dikutip Okezone, Selasa (19/1/2021).
Baca juga: Pedagang Mogok Jualan, Jangan Kaget Besok Daging Menghilang di Pasaran
Kemudian, ada juga yang mengeluhkan kenapa fenomena kenaikan harga daging babi tak diangkat ke dalam pemberitaan. Karena, mendekati Imlek, penjualannya pun juga melonjak.
"Padahal skrg harga daging babi juga lagi naik kali, tapi gk pernah diberitain, apalagi menjelang imlek ini, pemerintah juga kayaknya gk pernah ngurusin harga daging babi, beda dgn daging ayam ama sapi!! Ehm.. Diskriminasi apa bukan ya??," cuit @benzz1203.
"Pedagang daging sapi mogok jualan. Yah ibu ibu gak bisa ngebakso dah, nanti naik lagi harga bakso ama tukangnya. Gimana nih @Kemendag solusinya? Ibu Ibu tetep mau makan Bakso!," cuit akun Twitter @nindytapu.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.