4 Fakta Menarik BI Tahan Suku Bunga 3,75%

Iffa Naila Safira, Jurnalis · Sabtu 23 Januari 2021 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 320 2349007 4-fakta-menarik-bi-tahan-suku-bunga-3-75-hQ8UI8710s.jpg Bank Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,75% dengan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,00% dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,50%.

Keputusan ini konsisten dengan perkiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas eksternal yang terjaga, serta upaya untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Untuk itu Okezone berhasil merangkum fakta-fakta mengenai BI tahan suku bunga acuan di level 3,75%, Jakarta, Sabtu (23/1/2021).

1. BI Tahan Suku Bunga Acuan 3,75%

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-27 Desember 2020 memutuskan untuk menahan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 3,75%. Sementara suku bunga Deposit Facility tetap menjadi 3,00% dan suku bunga Lending Facility tetap 4,50%

Baca Juga: Bos BI Buka-bukaan Alasan Tahan Suku Bunga 

2. Alasan Bos BI

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan langkah ini dilakukan untuk memperkuat sinergi kebijakan dan mendukung berbagai kebijakan lanjutan untuk membangun optimisme pemulihan ekonomi nasional.

"Ini melalui pembukaan sektor-sektor ekonomi produktif dan aman Covid-19, akselerasi stimulus fiskal, penyaluran kredit perbankan dari sisi permintaan dan penawaran, melanjutkan stimulus moneter dan makroprudensial, serta mengakselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan," kata Perry di Jakarta, Kamis (17/12/2020)

3. Kebijakan Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bank Indonesia menempuh pula langkah-langkah yaitu melanjutkan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah agar sejalan dengan fundamental dan mekanisme pasar.

Memperkuat kebijakan makroprudensial akomodatif untuk mendorong peningkatan kredit/pembiayaan kepada sektor-sektor prioritas dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

4. Konsisten dengan Perkiraan Inflasi yang Tetap Rendah

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan keputusan ini konsisten dengan perkiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas eksternal yang terjaga, serta upaya untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Bank Indonesia memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas terkait lainnya dan mendukung berbagai kebijakan lanjutan untuk membangun optimisme pemulihan ekonomi nasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini